Pegiat Gunung Hutan Wajib Bisa Mengidentifikasi Tanaman Beracun

Beragam keterampilan dan skill memangdibutuhkan mereka yang senang berkegiatan di alam bebas.Hal ini berkaitan dengan kelancaran mereka saat berada di “taman bermainnya”. Salah satu skill atau keterampilan yang wajib dimiliki oleh mereka adalah bermacam teknik bertahan hidup atau survival, termasuk di dalamnya botani agar bisa mengidentifikasi mana tanaman beracun dan mana yang bisa dimakan.

Pasalnya, berkegiatan di alam liar, utamanya bagi Anda yang senang melakukan pendakian atau berpetualang di hutan memang penuh dengan risiko. Kita tak pernah tahu kapan bahaya itu datang menghampiri kita. Oleh karenanya, mempersiapkan segala hal untuk menunjang kehidupan kita saat situasi buruk terjadi adalah suatu kewajiban.

Saat kita kehabisan makanan, tumbuhan adalah sesuatu yang paling mudah untuk kita dapatkan. Ketika berburu hewan membutuhkan skill yang lebih kompleks, tumbuhan bisa kita konsumsi tanpa perlu mengeluarkan usaha berlebih. Namun, banyak di antara tumbuhan itu masuk ke dalam klasifikasi tanaman beracun.

Jadi, mari kita ketahui beberapa ciri yang bisa membantu kita mengidentifikasi tanaman-tanaman tersebut. Berikut di antaranya:

  • Memiliki Warna yang Mencolok

Warna mencolok pada beberapa hewan dan serangga merupakan tanda bahwa mereka beracun. Begitu juga dengan tanaman. Kebanyakan tanaman dengan warna daun atau bunga yang mencolok, berwarna-warni, dan kontras, merupakan tanaman yang mengandung racun. Jamur beracun juga mempunya warna-warni yang mencolok.

  • Memiliki Bau yang Menyengat

Kebanyakan tanaman beracun memiliki aroma atau bau yang tidak enak, kuat, dan menyengat. Tanaman dengan kadar racun yang cukup tinggi, ketika kita hirup aromanya dapat membuat pusing, mual-mual, hingga tidak enak badan.

Untuk itu, identifikasilah dengan mencium baunya. Jika tanaman tersebut mengeluarkan bau menyengat yang tidak enak maka segera hindari tanaman tersebut.

  • Tidak Dikonsumsi oleh Hewan

Setiap hewan ataupun serangga punya naluri untuk melindungi diri, termasuk dalam mengenali ciri-ciri tanaman beracun. Apabila hewan mendekati dan memakan tanaman tersebut, maka kemungkinan besar tanaman tersebut tidak beracun dan aman untuk dikonsumsi.

Namun, Anda harus tetap berhati-hati, sebab tidak semua hewan menghindari tanaman beracun. Hal itu terjadi karena tidak semua hewan punya insting yang kuat dan ada beberapa hewan yang memang tahan terhadap tanaman beracun tertentu.

Ada beberapa hewan yang memakan tanaman beracun, dan kemudian mati. Ada juga yang memakannya namun selamat karena tubuh mereka bisa beradaptasi dengan racun tersebut.

***

Selain tiga ciri di atas, kita dapat mengidentifikasi tanaman beracun melalui morfologinya. Tanaman beracun mempunyai karakteristik khusus pada bagian-bagian tubuhnya. Walaupun tidak baku, namun ciri-ciri ini kebanyakan ada pada tanaman beracun.

  • Mempunyai buah atau beri berwarna putih
  • Mempunyai getah berwarna putih
  • Berbau seperti kacang almond
  • Mempunyai biji, kacang, atau umbi di dalam polongnya.
  • Mempunyai duri atau rambut (kecuali kaktus).
  • Rasanya pahit
  • Kepala biji dengan taji pink atau hitam.
  • Kumpulan dengan tiga daun.
  • Bunga berbentuk payung
  • Daun berkilau

Jangan berpatokan melalui semua tanda atau ciri di atas. Pastikan Anda selalu mengujinya terlebih dahulu tanaman tersebut. Ada cara khusus untuk menguji apakah tanaman liar aman dikonsumsi atau tidak.

Yang paling penting, jangan pernah ambil risiko jika Anda benar-benar tidak yakin dan tahu apakah itu tanaman beracun atau aman untuk dimakan. Pasalnya, ketika tengah berada di alam liar, satu kesalahan kecil saja bisa merenggut nyawa kita. Maka dari itu, terus asah pengetahuan dan skill survival Anda.

Read More