Cara Mengatasi Gummy Smile

Memiliki gigi dan gusi yang indah dan senyum yang menawarn merupakan idaman bagi semua orang. Senyuman sempurna biasa diiringi dengan gigi putih bersih serta garis bibir yang simetris sehingga kedua garis gigi atau bawah terlihat sama. Namun, tidak semua orang memiliki garis gigi dan gusi yang semurna. Salah satunya ialah orang yang memiliki gummy smile.

Apa itu gummy smile? Bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini akan dijelaskan dengan singkat dan jelas.

Pengertian gummy smile

Gummy smile ialah kondisi abnormal karena garis gusi tidak merata atau jatuh terlalu jauh di bawah garis bibir. hal itu bisa membuat gigi terlihat kecil dan rasa tidak nyaman ketika tersenyum. Jadi ketika tersenyum, yang terlihat bukanlah gigi yang rata dan indah, namun daging gusi atas, tentunya terlihat aneh di mana gusi bagian atas seharusnya tertutup dengan bibir atas ketika tersenyum sehingga kadang ada yang melakukan tahapan pemasangan behel gigi untuk mengatasinya.

Idealnya, gusi seharusnya tampak rata dan lembut serta berfungsi sempurna sebagai bingkai untuk melengkapi senyuman seseorang, bukan sebagai gangguan, kebanyakan pasien tidak menyukai hal ini karena merusak senyum mereka padahal telah memiliki penampilan dengan polesan yang matang. Gusi memiliki kondisi yang lebih panjang dari gigi, sehingga dimensi senyum menjadi tidak aktif. Hal itu bukan karena kebiasaan buruk penyebab gigi berubah posisi.

OIdealnya, gusi seharusnya tampak rata dan lembut serta berfungsi sempurna sebagai bingkai untuk melengkapi senyuman seseorang, bukan sebagai gangguan, kebanyakan pasien tidak menyukai hal ini karena merusak senyum mereka padahal telah memiliki penampilan dengan polesan yang matang. Gusi memiliki kondisi yang lebih panjang dari gigi, sehingga dimensi senyum menjadi tidak aktif. Hal itu bukan karena kebiasaan buruk penyebab gigi berubah posisi.

Penyebab

Secara alami, mata berada di bagian tengah antara kepala bagian atas dan dagu dan sudut mata berada di garis lurus dengan pusat mata, sifat standart untuk bentuk kepala manusia dapat memberikan penciptaan fiur wajah dan menemukan orientasinya, sehingga wajah seseorang terlihat lebih menarik dan proporsional.

Hal ini merupakan sifat alami dimana hal itu seharusnya juga terjadi pada bibir dan senyuman sesseorang, namun, apa saja yang menyebabkan gusi lebih panjang dari gigi sehingga membuat senyuman terlihat tidak proporsional? Berikut berbagai penyebabnya.

  • Bibir atas pendek.
  • Bibir bergerak terlalu banyak (hypermobile).
  • Kelebihan maxilary vertikal atau tulang yang tidak seimbang.
  • Overbite berlebihan.
  • Tonus otot bibir terlalu besar, yakni pengikat antara bibir bagian dalam dan gusi.
  • Bibir terlalu lebar atau besar sehingga mengekspos gusi secara berlebihan.
  • Pertumbuhan aktif yang berubah yakni bila gigi tidak tumbuh melalui tulang.
  • Pertumbuhan pasif yang berubah, yaitu gusi tidak surut saat orang tersebut beranjak dewasa.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan adanya gummy smile. Memang segala penyebabnya terjadi karena hal hal alami atau karena bawaan dari dalam tubuh, namun seiring dengan majunya teknologi, segala sesuatu yang tidak sempurna tersebut dapat diperbaiki untuk mencapai bentuk fisik yang lebih baik sehingga juga memudahkan berbagai aktifitas harian sebagaimana ketika memiliki bentuk gigi dan mulut yang sehat tentunya akan memudahkan proses mengunyah makanan, berbicara, dsb.

Cara mengatasi gummy smile

Gummy smile dapat diatasi dan diperbaiki dengan menggunakan prosedur kosmetik dalam kedokteran gigi, menurut penelitian, memang ada beberapa orang yang lahir dengan jaringan gusi berlebihan sehingga berpengaruh saat tersenyum, namun dengan majunya teknologi semua dapat diperbaiki dengan menggunakan prosedur berikut.

  • Perawatan Ortodontik, yakni dapat membantu menghilangkan gangguan pada gigi dengan cara menempatkan gigi pada posisi yang benar sehingga gummy smile dapat dihilangkan.
  • Operasi Periodontal, dilakukan untuk menghilangkan jaringan gusi yang berlebih, terutama jika pasien memiliki bentuk gigi yang lebih pendek.
  • Operasi Orthognathic, yakni untuk membantu menggerakkan maxilla atau tulang rahang ke dalam posisi yang benar sehingga bentuk gigi dan mulut menjadi lebih proporsional.
  • Botox, ialah metode non tradisional yang mengoreksi dan menyembuhkan pasien gummy smile dengan penyebab bibir yang terlalu aktif atau hipermobile, dilakukan dengan cara melakukan suntikan untuk perbaikan sementara.
  • Operasi pelepasan reposisi, ialah tindakan memperkuat otot yang mengangkat bibir atas, dilakukan untuk pasien yang memiliki bibir atas yang pendek.

Dalam mengatasi gummy smile pasien tidak bisa memilih terapi sendiri, melainkan akan ditentukan oleh dokter gigi sesuai pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan penyebab dari gummy smile tersebut.

Read More

Inilah Penyebab Gigi Goyang yang Jarang Disadari

Gigi merupakan anggota tubuh yang paling kuat. Berkat adanya gigi, kamu mampu mengunyah makanan dengan optimal agar nantinya bisa diolah dengan sempurna oleh sistem pencernaan. Meski begitu, gigi juga bisa goyang dan lepas. Keadaan seperti itu mesti diwaspadai, apalagi gigi goyang tersebut terjadi pada orang dewasa.

Faktanya, gigi goyang pada orang dewasa merupakan pertanda dari adanya suatu penyakit. Orang yang mengalami keadaan tersebut biasanya akan merasakan gejala, seperti rasa sakit; gusi bengkak, berwarna merah atau berdarah; dan penurunan pada gusi.

Adapun beberapa penyakit tersering yang mendasari terjadinya gigi goyang, yaitu:

Penyakit gusi

Salah satu penyebab gigi goyang pada orang dewasa adalah penyakit gusi. Dalam beberapa kasus, keadaan gigi goyang disebabkan oleh penyakit gusi yang sudah berlarut-larut.

Penyakit gusi itu sendiri terjadi ketika bakteri menginfeksi gusi, jaringan, dan tulang di sekitarnya. Penyakit ini berawal dari kebersihan mulut yang kurang terjaga dengan baik.

Bila Anda tidak rajin menggosok gigi dan melakukan flossing secara teratur, sisa-sisa makanan masih akan menempel di permukaan gigi hingga akhirnya menjadi plak yang mengandung bakteri. Plak tersebut bisa terus mengalami pengerasan hingga membentuk karang gigi. Jika karang gigi tidak dibersihkan, kotoran ini nantinya akan menumpuk di bagian bawah gusi.

Bruxism

Hal lain yang menjadi penyebab gigi goyang pada orang dewasa adalah bruxism atau sering disebut kebiasaan menggemeretakkan gigi. Secara tidak sadar, aktivitas ini dapat merusak kesehatan gigi Anda. Selain itu, kebiasaan buruk ini juga dapat menyebabkan komplikasi lain, seperti sakit pada rahang, wajah, maupun kepala.

Trauma atau cedera

Trauma atau cedera juga menjadi salah satu penyebab gigi goyang. Hal ini sangat mungkin terjadi, khususnya ketika wajah atau rahang Anda terbentur ketika jatuh.

Kehamilan

Perubahan kadar esterogen dan progesteron selama kehamilan dapat memengaruhi tulang maupun jaringan di dalam mulut. Keadaan tersebut turut mengubah jaringan periodonsium, yang merupakan kumpulan tulang dan ligamen penopang gigi. Ketika jaringan periodonsium terkena, satu atau lebih gigi akan mengalami kegoyangan.

Meski perubahan ini dapat berhenti setelah kehamilan usai, ibu hamil tetap perlu menjaga kesehatan gigi dan mulutnya, serta melakukan kunjungan rutin ke dokter gigi. Tindakan ini dilakukan guna mencegah terjadinya kelahiran yang prematur.

Gigi goyang pada orang dewasa tidak terjadi tanpa sebab. Maka dari itu, jika Anda mengalami keluhan yang satu ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter gigi. Di sana, Anda akan mendapatkan perawatan serta pengobatan yang paling sesuai dengan penyebab utama terjadinya keluhan gigi goyang.

Tak cukup hanya itu, Anda juga perlu memperhatikan kebersihan gigi maupun rongga mulut dengan cara melakukan sikat gigi dan flossing secara teratur. Anda pun sangat dianjurkan untuk melakukan pembersihan karang gigi di dokter gigi minimal 6 bulan sekali. Dengan upaya ini, gigi goyang atau keluhan seputar rongga mulut lainnya tidak akan terjadi.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan gigi goyang yang sering tidak disadari oleh kamu. Maka dari itu, kamu jangan pernah menyepelekannya karena dapat menyebabkan sakit yang berkelanjutan, memicu infeksi yang lebih parah, hingga bahkan membuat gigi tanggal. Belum lagi kondisi ini juga sering kali disertai dengan gejala lain, seperti gusi bengkak dan mudah berdarah. Itu sebabnya penting bagi Anda untuk mengetahui cara mengatasi gigi goyang. Penanganan yang tepat dapat mencegah terjadinya komplikasi yang serius di kemudian hari.

Read More