Mata Buram Tiba-Tiba Setelah Tidur, Apa Penyebabnya?

Tidur adalah aktivitas penting dalam keseharian manusia. Pasalnya dengan tidur, tubuh seorang manusia, juga sebagian besar makhluk hidup lain, bisa mendapat berbagai manfaat kesehatan. Namun, pernahkah Anda justru mengalami masalah kesehatan, seperti mata buram misalnya, setelah bangun tidur?

Jika, ya, bisa jadi ada yang salah dalam tidur Anda. Hal ini sering terjadi lantaran aktivitas tidur berkaitan erat dengan mata. Tidur identik dengan mata yang terpejam, menandakan bahwa organ penglihatan itu tengah beristirahat, sama dengan organ-organ lain di dalam tubuh.

Kemungkinan penyakit muncul saat tidur atau setelah bangun tidur dimungkinkan karena pada saat itu, tubuh seseorang yang tidur tidak aktif sepenuhnya. Tanda tanda kehidupan seperti kesadaran, puls, dan frekuensi pernapasan mengalami perubahan.

Dalam tidur normal biasanya fungsi saraf motorik juga saraf sensorik untuk kegiatan yang memerlukan koordinasi dengan sistem saraf pusat akan diblokade, sehingga pada saat tidur cenderung tidak bergerak dan daya tanggap pun berkurang.

Karena kesadaran dan/atau organ-organ tidak aktif, ada kemungkinan tubuh “kecolongan” sehingga timbullah masalah kesehatan, termasuk mata buram. Adapun beberapa kemungkinan mengapa seseorang dapat mengalami mata buram setelah tidur adalah:

  • Tidur dengan Posisi Tengkurap

Posisi tidur tengkurap bisa menyebabkan kondisi yang dikenal dengan floppy eyelid syndrome (FES). Kondisi tersebut memungkinkan kelopak mata bagian atas kehilangan elastisitas. Hal ini bisa memicu penglihatan menjadi kabur setelah bangun dari tidur, hingga merobek dan membakar mata. Sindrom FES ini bisa terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada pria berbadan gemuk.

  • Mata Mengalami Alergi

Mata adalah selaput lendir yang rentan terserang sesuatu. Alergi yang terjadi di mata dapat menyebabkan mata gatal, bengkak, berair, kering hingga menyebabkan penglihatan kabur lantaran mata buram.

Alergi tersebut bisa terjadi karena beberapa penyebab, seperti tungau, debu, bulu hewan yang ada di kamar, atau mungkin memiliki alergi terhadap detergen yang digunakan untuk mencuci alas tidur.

  • Tersorot Kipas Angin Secara Langsung

Tidur dengan kipas angina, bagi sebagian orang memang amat nyaman. Namun, ternyata aktivitas ini bisa menyebabkan kulit dan mata menjadi kering. Hal ini bisa memicu pengelihatan gatal hingga buram.

  • Tidak Mencopot Lensa Kontak Sebelum Tidur

Tidur dengan menggunakan lensa kontak dapat mengurangi suplai oksigen ke mata yang akhirnya menyebabkan mata kering, hingga mata buram saat bangun tidur. Selalu pastikan untuk melepas lensa kontak sebelum tidur untuk menghindari kemungkinan buruk yang terjadi, seperti kebutaan.

  • Konsumsi Obat

Obat-obatan tertentu, seperti antihistamin, obat tidur, obat flu, dan obat tekanan darah memiliki kemungkinan untuk memengaruhi produksi air mata. Jika obat-obat tersebut diminum sebelum tidur, kans mata menjadi kering atau mata buram setelah bangun begitu besar.

  • Pengaruh Gula Darah

Masalah gula darah yang terlalu tinggi ataupun rendah juga bisa menyebabkan keburaman saat bangun tidur di pagi hari. Namun, untuk penyebab yang satu ini biasanya diiringi dengan gejala lainnya seperti pusing atau badan lesu.

  • Air Mata kering

Fungsi air mata adalah melumasi, memberi nutrisi, dan melindungi mata. Tanpa kita sadari, mata selalu mengeluarkan air mata saat tidur. Tapi, terkadang ada kondisi yang membuat air mata mongering sehingga menyebabkan penglihatan kabur setelah seseorang bangun dari tidurnya.

Untuk mengatasi mata buram yang disebabkan oleh keringnya air mata, cobalah berkedip beberapa kali sesaat setelah bangun tidur untuk memulihkan kornea mata dari penglihatan yang kabur.

***

Jika Anda merasa terganggu dengan mata buram setiap bangun dari tidur, coba perhatikan cara tidur Anda. Siapa tahu, selama ini beberapa hal di atas selalu Anda lakukan sehingga penghilatan selalu kabur setiap bangun tidur.

Namun, jika tidak juga diketahui penyebab mata buram Anda setelah bangun tidur, segeralah datangi fasilias atau tenaga medis terdekat untuk memastikan kondisi mata Anda. Jangan sampai Anda terlambat dalam melakukan upaya-upaya pencegahan jika pangkal masalahnya adalah suatu kondisi yang darurat.

Tinggalkan Balasan

Comment
Name*
Mail*
Website*