7 Manfaat Toner Cuka Apel untuk Kulit

Cuka apel sudah menjadi produk alami yang begitu populer di dunia kesehatan dan kecantikan. Di dunia kesehatan, cuka apel dipercaya mampu membentuk imun tubuh dan mengurangi berbagai gejala penyakit. Sementara itu di dunia kecantikan, bahan alami yang satu ini kerap dijadikan toner cuka apel untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit, khususnya di bagian wajah.

Secara umum, toner cuka apel dipercaya mampu membuat kulit lebih mulus dan bebas dan masalah jerawat maupun komedo. Karena manfaatnya ini yang menarik perhatian masyarakat, berbagai produk toner cuka apel pun laku di pasaran. Bahkan jika tak membeli langsung produknya, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah.

Penasaran sebenarnya apa saja manfaat dari toner cuka apel hingga membuat bahan alami ini mampu menghaluskan dan memuluskan kulit wajah Anda? Berikut penjelasannya, ya.

Menghidrasi kulit

Toner cuka apel mampu menberi efek dingin bagi kulit, terutama di bagian wajah. Kemampuan ini menjaga kulit wajah Anda tetap terhidrasi, meskipun setelah diterpa sinar matahari. Dengan kulit yang terhidrasi dengan baik, kulit Anda aman dari serangan iritasi. Masalah-masalah kulit akibat iritasi, seperti jerawat, pun bisa dicegah.

Mengecilkan pori-pori

Cuka apel mampu meningkatkan aliran darah ke kulit. Hal ini pada akhirnnya akan membuat kulit Anda terlihat lebih mulus sebab pori-pori yang tidak teraliri darah bisa berkurang dan mengecil. Pori-pori yang keci di bagian kulit tentu membuat kulit Anda tampak lebih mulus sekaligus menghalangi munculnya tonjolan lemak, seperti komedo maupun jerawat.

Mengontrol produksi minyak

Jerawat biasanya akan lebih rentan dialami oleh Anda yang memiliki jenis kulit berminyak. Kulit berminyak sendiri merupakan imbas dari tidak seimbangnya pH kulit Anda. Toner cukai apel memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan pH kulit sehingga produksi minyak di kulit dapat lebih terkontrol. Dengan produksi minyak yang tidak berlebihan, jerawat pun bukan lagi menjadi musuh yang menakutkan.

Mengangkat sel kulit mati

Toner cuka apel mengandung asam alfa hidroksil. Zat ini sendiri berfungsi membuat sel-sel kulit baru sehingga sel kulit mati secara otomatis akan terangkat. Dengan munculnya sel-sel kulit baru, alhasil wajahmu akan membuat kulit Anda terasa lebih lembut dan kenyal.

Menghilangkan bekas jerawat

Jerawat boleh jadi berkurang setelah rutin memakai toner cuka apel untuk wajah Anda. Tapi, bagaimana dengan bekas-bekas jerawat yang sudah telanjur Anda? Tenang saja, toner cuka apel juga mampu menyamarkan bahkan menghilangkan bekas jerawat yang selama ini mengganggu penampilan Anda. Karena memiliki kemampuan membentuk sel kulit baru, lama-kelamaan bekas jerawat di wajah maupun bagian kulit yang lain akan berangsur memudar.

Meratakan warna kulit

Masalah kulit wajah lainnya yang membuat Anda tampil kurang percaya diri adalah tidak meratanya warna kulit. Salah satu penyebabnya karena pigmentasi yang tidak merata ataupun berlebihan. Toner cuka apel mengandung asam malat yang berfungsi mengatasi masalahpigmentasi yang berlebihan. Memakai toner cuka apel akan membuat warna kulit Anda terlihat lebih rata.

Mencegah penuaan kulit

Kulit tampak memesona setiap saat tentu menjadi dambaan tiap orang. Namun, hal tersebut tidak bisa Anda dapati jika masalah-masalah kulit, seperti kusam, jerawat, dan bintik hitam masih menghantui. Toner cuka apel bisa mencegah berbagai masalah kulit tersebut. Sifat cuka apel yang mampu menghidrasi kulit dan aktif memproduksi sel-sel kulit baru akan membuat kulit Anda tampak selalu muda. Anda pun bisa dengan bangga mengucapkan selamat tinggal pada penuaan kulit.

*** Manfaat toner cuka apel yang begitu banyak bisa menjadi jawaban bagi Anda yang sampai saat ini masih bingung mencari berbagai produk perawatan wajah untuk beragam masalah kulit Anda. Kalau ada satu produk yang bisa membasmi berbagai masalah kulit, alangkah lebih baik menggunakan produk tersebut, bukan?

Read More
cara waxing di rumah

5 Cara Waxing di Rumah yang Aman dan Minim Risiko

Waxing sendiri di rumah pastinya lebih nyaman karena bisa dilakukan tanpa harus pergi ke salon. Dengan memahami cara waxing di rumah, Anda bisa terbebas dari bulu-bulu yang mengganggu.

Jauh sebelum ada metode waxing, orang menggunakan alat capit atau tweezer untuk mencabut bulu satu per satu. Tentu saja cara ini memakan banyak waktu.

Kini sudah ada beragam metode untuk membersihkan tubuh dari bulu-bulu mengganggu. Salah satu yang paling aman dan banyak dipilih wanita adalah metode waxing.

Produk waxing sendiri di rumah

Aneka produk untuk waxing bisa diperoleh di toko-toko yang menjual produk kecantikan, mulai dari waxing berbahan madu murni hingga parafin, baik yang dilelehkan dengan microwave maupun dengan kompor.

Beberapa wax terbuat dari bahan alami seperti gula dan air serta tidak lengket di kulit sehingga mudah untuk dibersihkan. Produk waxing alami sangat cocok untuk kulit sensitif yang mudah sekali terkena iritasi.

Selain membeli bahan dasar waxing, Anda juga harus menambahkan waxing strip. Benda yang satu ini berfungsi mencabut bulu-bulu di tubuh setelah diolesi wax. Strip ini juga cocok digunakan di area seperti alis, di atas bibir, maupun di sekitar garis bikini.

Paket waxing yang dijual lengkap dengan bahan dan alat jauh lebih murah dibandingkan membeli satu per satu kebutuhan waxing Anda. Hasilnya bisa bertahan sampai kurang lebih dua minggu – lebih lama dari metode cabut dengan tweezer atau pisau cukur.

Bila Anda rajin waxing, pertumbuhan rambut jadi lebih lambat karena waxing membuat folikel rambut jadi lemah.

Cara waxing di rumah

Dengan mengikuti instruksi yang ada, waxing sendiri di rumah jauh lebih menyenangkan daripada harus ke salon dan merasa kesakitan. Berikut adalah langkah-langkahnya.

  1. Jangan menggabungkan waxing dengan eksfoliasi

Sebaiknya eksfoliasi kulit dilakukan sehari sebelum waxing karena bisa menyumbat folikel jika dilakukan setelahnya.

  1. Aplikasikan wax searah dengan tumbuhnya bulu kemudian tarik melawan arah tumbuhnya bulu. Pastikan bulu Anda sudah panjang ketika di-waxing. Keuntungan waxing di rumah adalah, Anda bisa melakukannya kapan saja Anda mau. Namun perlu diperhatikan bahwa saat yang tepat untuk waxing adalah menunggu sampai bulu tumbuh paling tidak setengah dari panjang normal. Untuk area bikini, disarankan untuk memotong terlebih dahulu bulu-bulunya agar tidak terlalu panjang.
  2. Jangan mencelupkan ulang (double-dipping) aplikator yang telah digunakan

Setelah mengoleskan wax ke area tubuh, jangan mencelupkan lagi aplikator yang sama ke dalam wax. Hal ini justru akan menyebabkan infeksi karena wax akan terkontaminasi debu, kotoran, dan kulit mati yang menempel pada aplikator.

  1. Gunakan waxing dengan bahan hypoallergenic

Hypoallergenic artinya tidak menyebabkan alergi. Menggunakan wax dengan tambahan pewangi/parfum tidak disarankan untuk Anda yang berkulit sensitif. Lebih baik mencari wax yang aman dan kandungannya alami agar kulit tidak iritasi.

  1. Gunakan toner chamomile setelah waxing

Chamomile punya efek yang menenangkan dan sangat baik untuk kulit yang telah di-waxing agar mengurangi risiko kemerahan dan bengkak.

https://www.webmd.com/beauty/features/pros-and-cons-of-diy-waxing#1
Read More