cara waxing di rumah

5 Cara Waxing di Rumah yang Aman dan Minim Risiko

Waxing sendiri di rumah pastinya lebih nyaman karena bisa dilakukan tanpa harus pergi ke salon. Dengan memahami cara waxing di rumah, Anda bisa terbebas dari bulu-bulu yang mengganggu.

Jauh sebelum ada metode waxing, orang menggunakan alat capit atau tweezer untuk mencabut bulu satu per satu. Tentu saja cara ini memakan banyak waktu.

Kini sudah ada beragam metode untuk membersihkan tubuh dari bulu-bulu mengganggu. Salah satu yang paling aman dan banyak dipilih wanita adalah metode waxing.

Produk waxing sendiri di rumah

Aneka produk untuk waxing bisa diperoleh di toko-toko yang menjual produk kecantikan, mulai dari waxing berbahan madu murni hingga parafin, baik yang dilelehkan dengan microwave maupun dengan kompor.

Beberapa wax terbuat dari bahan alami seperti gula dan air serta tidak lengket di kulit sehingga mudah untuk dibersihkan. Produk waxing alami sangat cocok untuk kulit sensitif yang mudah sekali terkena iritasi.

Selain membeli bahan dasar waxing, Anda juga harus menambahkan waxing strip. Benda yang satu ini berfungsi mencabut bulu-bulu di tubuh setelah diolesi wax. Strip ini juga cocok digunakan di area seperti alis, di atas bibir, maupun di sekitar garis bikini.

Paket waxing yang dijual lengkap dengan bahan dan alat jauh lebih murah dibandingkan membeli satu per satu kebutuhan waxing Anda. Hasilnya bisa bertahan sampai kurang lebih dua minggu – lebih lama dari metode cabut dengan tweezer atau pisau cukur.

Bila Anda rajin waxing, pertumbuhan rambut jadi lebih lambat karena waxing membuat folikel rambut jadi lemah.

Cara waxing di rumah

Dengan mengikuti instruksi yang ada, waxing sendiri di rumah jauh lebih menyenangkan daripada harus ke salon dan merasa kesakitan. Berikut adalah langkah-langkahnya.

  1. Jangan menggabungkan waxing dengan eksfoliasi

Sebaiknya eksfoliasi kulit dilakukan sehari sebelum waxing karena bisa menyumbat folikel jika dilakukan setelahnya.

  1. Aplikasikan wax searah dengan tumbuhnya bulu kemudian tarik melawan arah tumbuhnya bulu. Pastikan bulu Anda sudah panjang ketika di-waxing. Keuntungan waxing di rumah adalah, Anda bisa melakukannya kapan saja Anda mau. Namun perlu diperhatikan bahwa saat yang tepat untuk waxing adalah menunggu sampai bulu tumbuh paling tidak setengah dari panjang normal. Untuk area bikini, disarankan untuk memotong terlebih dahulu bulu-bulunya agar tidak terlalu panjang.
  2. Jangan mencelupkan ulang (double-dipping) aplikator yang telah digunakan

Setelah mengoleskan wax ke area tubuh, jangan mencelupkan lagi aplikator yang sama ke dalam wax. Hal ini justru akan menyebabkan infeksi karena wax akan terkontaminasi debu, kotoran, dan kulit mati yang menempel pada aplikator.

  1. Gunakan waxing dengan bahan hypoallergenic

Hypoallergenic artinya tidak menyebabkan alergi. Menggunakan wax dengan tambahan pewangi/parfum tidak disarankan untuk Anda yang berkulit sensitif. Lebih baik mencari wax yang aman dan kandungannya alami agar kulit tidak iritasi.

  1. Gunakan toner chamomile setelah waxing

Chamomile punya efek yang menenangkan dan sangat baik untuk kulit yang telah di-waxing agar mengurangi risiko kemerahan dan bengkak.

https://www.webmd.com/beauty/features/pros-and-cons-of-diy-waxing#1
Read More