Jenis Masker Mana yang Paling Aman Cegah Corona?

Buff masker banyak digunakan masyarakat Indonesia

Hingga saat ini wabah penyakit yang pneumonia yang diakibatkan virus corona masih belum bisa diatasi, bahkan jumlah pasien yang positif terinfeksi semakin bertambah. Untuk mencegah tertular, salah satu yang disarankan adalah menggunakan masker. Dalam beberapa waktu terakhir, masker kain atau buff masker sangat direkomendasikan untuk digunakan.

Namun bukan berarti hanya masker kain saja yang bisa dipakai untuk mencegah virus corona, terdapat beberapa jenis masker lain yang bisa diandalkan. Penggunaan masker sebagai langkah antisipasi mengingat hingga saat ini belum ditemukan vaksin yang bisa digunakan untuk mengatasi virus corona.

Jenis Masker Cegah Virus Corona

  • Buff Masker

Masker kain menjadi salah satu jenis yang banyak dijual di pinggir jalan, harga satuannya pun relatif murah dan sangat bisa dibeli semua kalangan masyarakat. Masker kain atau disebut juga dengan buff masker ini biasanya kerap digunakan oleh para pengendara sepeda motor. Jenis masker yang satu ini sangat mudah untuk dicuci karena terbuat dari kain.

Masker ini masih bisa dipakai berulang kali, namun jenis masker yang satu ini hanya bisa mencegah debu dengan ukuran besar. Sehingga tidak efektif jika dipakai untuk menghalau dan mencegah partikel serta zat polutan dengan ukuran yang sangat kecil. Selain itu, jika cara mencucinya tidak benar, maka masker jenis ini justru akan berisiko menjadi sarang bakteri.

  • Simple Mask

Simple mask merupakan jenis masker yang biasa digunakan untuk menghindari polusi, pada umumnya jenis masker yang satu ini digunakan oleh para pejalan kaki dan masyarakat yang kerap menggunakan transportasi umum. Bentuk masker ini lebih sederhana dan mirip dengan masker bedah, selain itu sangat mudah didapatkan karena banyak dijual bebas.

Masker jenis ini memiliki kemampuan dalam mencegah seseorang terhindar dari virus, namun hanya bisa menyaring partikel sebesar 30 hingga 40 persen saja. Selain itu, penggunaan simple mask ini hanya bisa untuk sekali pakai.

  • Masker R95, R99, R100

Sesuai dengan kode huruf yang berarti Resistant oil, masker jenis R95, R99 dan R100 memiliki kemampuan untuk menahan polutan dengan jenis minyak. Masker ini biasa dipakai masyarakat yang berada di lingkungan dengan polutan mengandung aerosol minyak, misalnya seperti wilayah kabut asap pembakaran gas alam, batu bara hingga minyak bumi.

Masker jenis R95 mampu digunakan untuk menyaring zat polutan aerosol minyak hingga 95 persen, sementara R99 mencapai 99 persen dan R100 mencapai 99,97 persen. Namun, ketiga jenis masker ini hanya bisa efektif digunakan selama maksimal delapan jam penggunaan, selain itu masker ini sulit didapatkan karena memang digunakan untuk kondisi tertentu.

  • Masker P95, P99, P100

Huruf P yang menjadi istilah pada masker ini berarti Oil Proof, merupakan jenis masker yang tahan terhadap zat polutan yang memiliki kandungan minyak. Selain itu, jenis masker ini juga efektif digunakan untuk menghalau partikel kecil di udara termasuk virus. Meski demikian, penggunaan jenis masker ini tidak boleh lebih dari 40 jam atau selama 30 hari.

  • Masker N95, N99, N100

Masker jenis ini banyak dicari belakang ini karena disebut efektif dalam mencegah penyebaran dan infeksi virus corona. Jurnal National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine menyebutkan masker bedah dan masker N95 memang bisa dipakai untuk mencegah penularan virus karena mampu mencegah 95 partikel besar dan kecil hingga 0,3 mikron.

Tinggalkan Balasan

Comment
Name*
Mail*
Website*