Ini Dia Gejala dan Cara Mengobati Skistosomiasis

Pernahkah Anda mendengar tentang skistosomiasis? Skistosomiasis adalah jenis infeksi yang diakibatkan oleh cacing pipih, schistosoma yang seringkali ditemukan dalam air tawar, terutama pada area tropis dan subtropis.

Pada awalnya, infeksi cacing pipih ini tidak menimbulkan gejala signifikan apapun. Namun, jika cacing parasit ini tinggal dalam tubuh seseorang dalam jangka waktu yang lama, maka akan berakibat pada kerusakan organ tubuh tertentu, seperti hati, ginjal, dan kandung kemih.

Seperti apa gejala skistosomiasis yang dapat timbul?

Gejala yang muncul pada penderita skistosomiasis dapat beragam antara satu orang dengan lainnya. Gejala ini terjadi setelah beberapa minggu seseorang terkena infeksi. Ada pun kemungkinan gejala yang dapat timbul, antara lain:

  • Batuk-batuk.
  • Demam disertai dengan menggigil.
  • Timbulnya ruam pada kulit, seperti bentol merah yang diikuti dengan rasa gatal.
  • Diare, bahkan dalam kasus tertentu terdapat darah pada urin atau tinja.
  • Sakit perut dan sakit ketika buang air kecil.
  • Terjadinya pembengkakan pada kelenjar getah bening, hati, atau limpa.
  • Nyeri pada otot dan sendi.

Bagaimana mendiagnosis skistosomiasis?

Pada pemeriksaan awal, dokter akan bertanya seputar gejala yang Anda alami dan juga gaya hidup sehari-hari yang Anda jalani. Dokter juga mungkin akan bertanya mengenai riwayat perjalanan Anda, apakah Anda pernah berkunjung ke tempat dengan risiko tinggi terhadap infeksi cacing atau tidak.

Jika jawaban Anda mengindikasikan gejala tertentu, dokter akan melakukan pemeriksaan, berupa:

  • Pengambilan sampel feses dan urine: prosedur ini dilakukan untuk mendeteksi ada atau tidaknya cacing pipih dalam tubuh.
  • Tes darah: selain mengambil sampel feses dan urine, pemeriksaan tes darah juga perlu dilakukan untuk mendeteksi antibodi yang dapat melindungi tubuh dari infeksi sekaligus sebagai pemeriksaan gejala anemia. Tes darah juga dapat memberikan hasil dari kondisi fungsi hati dan ginjal pasien.

Bagaimana cara mengobati skistosomiasis?

Pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter, antara lain:

  • Obat antiparasit, praziquantel: Jenis obat praziquantel bekerja dengan membunuh cacing yang ada dalam tubuh, terutama cacing-cacing yang telah dewasa.
  • Obat steroid: obat steroid bekerja dengan menghilangkan gejala skistosomiasis akut yang mana telah mengganggu kinerja otak atau sistem saraf.
Read More

Apa Itu Osteofit? Berikut Penjelasannya

Kondisi di mana terdapat tulang tumbuh menonjol di sekitar persendian atau tempat pertemuan antara dua tulang disebut dengan osteofit atau bone spur. Pada umumnya keadaan ini juga disebut dengan pengapuran, secara perlahan terjadi pada seseorang dan bahkan dari kebanyakan kasus yang ada keadaan ini tidak menimbulkan gejala.

Meskipun kebanyakan kasus dialami oleh orang dewasa atau sudah masuk dalam kategori tua, kondisi ini bahkan juga bisa dialami oleh seseorang yang lebih muda. Pengapuran tulang ini bisa tumbuh di mana pun, tetapi yang paling sering terjadi adalah di area leher, bahu, lutut, punggung bawah, kaki atau tumit dan jari-jari.

Penyebab Osteofit

Pengapuran tulang muncul karena adanya respons tubuh terhadap gangguan yang terjadi di sekitar sendi dan paling umum disebabkan karena osteoarthritis. Merupakan suatu kondisi di mana tulang rawan yang terdapat di sekitar sendi secara perlahan terkikis. Tulang rawan merupakan sebuah jaringan elastis yang melapisi tulang dan memungkinkan sendi mudah untuk bergerak.

Pada saat tulang rawan ini terkikis secara perlahan, endapan kalsium sebagai materi pembentuk tulang juga akan terbentuk secara perlahan atau bertahap sebagai respons tubuh terhadap tulang rawan yang rusak. Selain itu, kerusakan pada sendi tulang juga bisa disebabkan karena kondisi medis tertentu, sepeti misalnya rheumatoid, arthritis, ankylosing spondylitis, lupus dan lain-lain.

Gejala Pengapuran Tulang

Pada kebanyakan kasus, kondisi ini tidak menimbulkan gejala tetapi gejala yang muncul terjadi adanya gesekan antara tulang atau jaringan lain. Setelahnya akan muncul tekanan saraf di sekitar jaringan tersebut hingga membatasi pergerakan tubuh. Berikut ini berbagai gejala lain yang akan muncul pada lokasi pertumbuhan pengapuran tulang.

  • Rasa nyeri dan tertusuk jarum pada leher disertai dengan mati rasa di area tangan akibat saraf terjepit.
  • Adanya pembengkakan dan robeknya soket bahu yang melindungi sendi bahu, akibat kondisi tersebut menyebabkan terbatasnya pergerakan bahu.
  • Pangapuran menyebabkan terjepitnya saraf atau juga akar tulang belakang, hal ini menimbulkan gejala nyeri dan mati rasa pada area lengan atau kaki.
  • Pergerakan pinggang terbatas disertai dengan munculnya rasa nyeri ketika tepat di saat seseorang menggerakkan pinggang mereka.
  • Pada jari muncul benjolan atau juga tonjolan, benjolan ini terasa sangat keras ketika dipegang, sementara di lutut akan terasa nyeri ketika mencoba untuk meluruskan atau menekuknya.

Diagnosis Pengapuran Tulang

Proses diagnosis kondisi ini harus dilakukan oleh dokter spesialis reumatologi atau dokter ortopedi, dokter spesialis reumatologi yang secara khusus menangani gangguan sendi. Sementara dokter ortopedi merupakan dokter bedah yang secara khusus menangani gangguan yang terjadi pada sistem tulang dan otot rangka.

Pada pemeriksaan pertama dokter akan menanyakan terkait riwayat munculnya gejala dan riwayat kesehatan dari pasien secara umum. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik di area sekitar sendi yang dikeluhkan oleh pasien. Dengan menggunakan pemeriksaan fisik ini, dokter bisa mengukur kekuatan otot dan pergerakan sendi pasien.

Sementara itu, terdapat beberapa metode pengobatan yang bisa dilakukan untuk menangani masalah osteofit. Yang pertama adalah melakukan fisioterapi, latihan fisik yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot dan pergerakan bagian tubuh di sekitar sendi. Terapi ini mencakup latihan peregangan otot, pemijatan dan penggunaan kompres.

Yang kedua adalah penggunaan obat, dengan tujuan meredakan gejala peradangan, seperti nyeri yang dialami pasien. Dan yang ketiga adalah operasi, tindakan pembedahan yang dilakukan jika kondisi telah menekan saraf tertentu hingga menyebabkan nyeri hebat, sehingga membatasi pergerakan tubuh pasien.

Read More

Ampuh! Inilah Cara Menenangkan Hati Setelah Putus Cinta

Ketika seseorang mengalami putus cinta, tentu hal itu akan menganggu pikirannya sehingga tidak dapat berkonsentrasi dalam melakukan aktivitas. Rasa sakit di hati setelah putus cinta memang amat menyesakkan, namun jika dibiarkan berlarut-larut bisa berbahaya bagi kesehatan, baik secara batin maupun fisik. Jangan biarkan patah hati membuat hidup Anda tak nyaman, Anda harus mengambil tindakan untuk menyembuhkan patah hati yang saat ini dialami. Memang tak mudah, cobalah untuk menenagkan hati Anda terlebih dahulu. Berikut cara menenangkan hati setelah putus cinta yang bisa Anda lakukan.

  • Belajar Memaafkan dan Ikhlas

Menyimpan dendam pasca putus cinta tidak akan menenangkan hati dan membantu Anda menjalani hidup yang nyaman. Memaafkan mantan kekasih dan mengikhlaskan hubungan yang telah berakhir tidak akan membuat Anda terlihat lemah. Sebaliknya, hal itu akan membentuk pribadi yang lebih dewasa.

  • Tidak Perlu Menyalahkan Diri Sendiri

Cara menenangkan hati setelah putus cinta adalah berhenti menyalahkan diri sendiri. Menyalahkan diri sendiri hanya akan membuat diri Anda tertekan dan tidak akan menyeselesaikan masalah. Jika Anda mengalami masalah, apa pun itu, jangan terlalu menyalahkan diri sendiri.

Bertanggung jawab memang perlu! Namun bukan berarti harus terus-menerus menyiksa batin, apalagi menganggap diri Anda tak pantas diampuni. Jadikanlah masalah ini menjadi sebuah pelajaran dan bersyukurlah karena adanya masalah ini akan membentuk diri menjadi pribadi lebih baik.

  • Melakukan Aktivitas yang Positif

Cara lain menenangkan hati setelah putus cinta adalah melakukan hal-hal positif. Secara otomatis, aktivitas itu akan memberikan pikiran positif juga bagi diri Anda. Setelah putus cinta mulailah melakukan kegiatan seperti olahraga, belanja, belajar alat musik, dan sebagainya agar Anda dapat melupakan sejenak masalah Anda. Selain berdampak positif, melakukan kegiatan baru juga akan membuat Anda memiliki teman dan ruang lingkup baru.

  • Lepaskan dan Jangan Simpan Sendiri

Ketika Anda sedang terdapat banyak masalah, janganlah mengurung diri Anda terus menerus, hal itu akan membuat Anda semakin tertekan. Pergilah bersama teman untuk mencairkan suasana hati Anda.

Jangan memendam masalalah sendiri karena itu akan membuat Anda semakin stres dan galau berkepanjangan. Anda perlu bercerita kepada orang yang dipercaya tentang perasaan sedih Anda selepas putus cinta. Mereka akan mendengarkan dan memberi masukan untuk menenangkan hati Anda setelah putus cinta.

  • Cobalah untuk Travelling

Cara menenangkan hati selanjutnya, yakni dengan melakukan perjalanan wisata. Anda bisa memilih tempat mana yang ingin di kunjungi. Jika sedang ingin menenangkan diri, perjalan wisata alam dapat membantu melepas masalah Anda.

Anda bisa berlibur ke pantai, gunung, air terjun, atau wisata alam lainnya. Alam selalu menjadi jawaban tepat untuk menenangkan hati dan pikiran. Dengan melihat pemandangan hijau serta lautan biru akan membuat Anda merasa lebih damai.

  • Mendekatkan Diri ke Tuhan

Kebanyakan orang berpikir bahwa bermain ke club malam, joget-joget, dan mabuk bisa menjadi senjata untuk menenangkan hati yang gelisah. Padahal hal itu salah, kegiatan seperti itu hanya akan menghilangkan penat Anda secara sementara.

Daripada menghabiskan waktu dengan hal-hal tak berguna, lebih baik Anda mendekatkan diri kepada Tuhan. Jika Anda muslim, Anda bisa melakukan salat lima waktu atau salat sunat. Bisa juga mendengarkan lantunan ayat suci Alquran atau membacanya. Hal ini akan membuat hati Anda terasa damai sekaligus tenang.

***

Memiliki masalah putus cinta merupakan hal yang paling rumit untuk diselesaikan. Namun jangan biarkan hal ini terjadi berkepanjangan karna akan mengganggu aktivitas Anda. Carilah cara untuk menenangkan hati Anda. Jangan terlalu tenggelam dalam perasaan dan cobalah untuk bangkit dari Masalah Anda.

Read More

Persiapkan Hal Ini Sebelum Menjalani Pemeriksaan Endokrin

Menjalani pemeriksaan kesehatan harus dimulai dengan persiapan yang matang. Layaknya pemeriksaan kesehatan lainnya, pasien yang hendak melakukan pemeriksaan endokrin pun perlu mempersiapkan berbagai hal sebelum pemeriksaan dimulai. Apa saja persiapan yang harus dilakukan menjelang pemeriksaan endokrin?

Mengenal pemeriksaan endokrin sebelum menjalaninya

Sebelum menjalani pemeriksaan, Anda perlu mengenal lebih dulu apa tujuan dan manfaat dari pemeriksaan endokrin.

Secara garis besar, endokrin adalah sistem jaringan kelenjar yang memproduksi dan melepaskan hormon dalam tubuh. Pemeriksaan endokrin merupakan pemeriksaan yang menilai fungsi dari sistem jaringan ini.

Pemeriksaan endokrin biasanya akan dilakukan oleh ahli endokrinologi. Umumnya, pemeriksaan ini dijalankan oleh pasien penderita gangguan fungsi endokrin, seperti diabetes, penyakit tiroid, osteoporosis, transplantasi, dan lain sebagainya.

Saat melakukan konsultasi dengan dokter, pasien mungkin diduga menderita penyakit kelainan hormon atau gangguan fungsi endokrin. Apabila hal itu terjadi, dokter akan mengarahkan pasien kepada ahli endokrinologi untuk kemudian dijadwalkan pemeriksaan.

Pada pertemuan pertama, pastikan untuk membawa hasil pemeriksaan kesehatan terakhir Anda untuk didiskusikan dengan dokter. Jelaskan juga pada dokter mengenai riwayat kesehatan yang Anda miliki.

Selain itu, pastikan juga untuk mempersiapkan informasi detail mengenai:

  • Obat-obatan yang dikonsumsi setiap harinya, baik secara rutin ataupun tidak
  • Vaksinasi yang pernah didapat selama beberapa bulan terakhir, termasuk vaksin tetanus, flu, pneumonia, dan lain sebagainya
  • Angka kadar gula darah Anda
  • Gejala yang dirasakan, baik yang berhubungan dengan diabetes ataupun tidak
  • Aktivitas sehari-hari dan kesibukan terakhir Anda, hal ini berguna untuk mengetahui level stres yang mungkin mempengaruhi kondisi kesehatan
  • Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga, serta penyakit turunan yang pernah atau mungkin sedang dialami
  • Pemeriksaan kesehatan yang terakhir Anda jalani, bisa berupa pemeriksaan mata, pemeriksaan kaki, dan lain sebagainya

Proses pemeriksaan endokrin

Proses pemeriksaan endokrin terdiri atas banyak sekali jenis. Setiap jenis memiliki manfaat yang berbeda-beda untuk mengevaluasi kondisi fungsi endokrin pasien. Pemilihan jenis pemeriksaan disesuaikan dengan gejala yang dirasakan serta kondisi kesehatan yang diderita.

Pemeriksaan akan dilakukan apabila pasien mengalami gejala berupa:

  • Kesemutan pada tangan dan kaki yang disebabkan oleh kerusakan saraf
  • Masalah penglihatan
  • Kondisi kelainan pada ginjal
  • Perubahan berat badan
  • Sering mengalami peningkatan dan penurunan kadar gula darah
  • Sering masuk rumah sakit akibat diabetes

Dengan menilai gejala dan riwayat kesehatan pasien, dokter akan melakukan dugaan terhadap kondisi yang mungkin dialami. Apabila dokter mencurigai adanya kemungkinan kelainan fungsi endokrin, dokter akan memiliki jenis pemeriksaan yang paling tepat bagi pasien.

Terdapat banyak jenis pemeriksaan endokrin yang bisa dilakukan. Beberapa di antaranya adalah tes pencitraan dengan CT Scan dan MRI, serta tes pengukuran level hormon melalui tes darah dan tes urin.

Secara garis besar, prosedur pemeriksaan endokrin akan melibatkan:

  • Evaluasi riwayat kesehatan lengkap
  • Pemeriksaan fisik
  • Tes darah dan urin
  • Penjelasan mengenai diagnosa berdasarkan hasil tes

Pemeriksaan fisik biasanya meliputi pengukuran tinggi, berat badan, dan tanda vital seperti tekanan darah serta denyut nadi. Dalam beberapa kasus, pasien juga akan diminta untuk mengukur kadar gula darah menggunakan alat khusus.

Dokter juga mungkin akan melakukan pemeriksaan pada gigi pasien untuk memastikan ada atau tidaknya infeksi mulut. Selain mulut, pemeriksaan fisik juga akan dilakukan pada kulit dan tangan kaki yang mungkin terluka apabila pasien mengalami infeksi.

Setelah pemeriksaan fisik selesai, barulah dokter akan mengarahkan pasien untuk menjalani pemeriksaan endokrin yang sesuai dengan kondisi pasien untuk melakukan diagnosa lebih mendalam.

Read More

Psikosis

Penderita psikosis dapat mengalami halusinasi dan/atau delusi

Psikosis adalah gangguan mental yang terjadi pada manusia dimana masalah tersebut dapat membuat penderita menafsirkan sekitarnya secara berbeda dari orang lain. Orang-orang yang mengalami gangguan seperti ini cenderung mengalami halusinasi dan/atau delusi.

Psikosis bisa terjadi dalam waktu yang singkat. Seseorang yang terkena gangguan psikosis biasanya disebabkan oleh suatu kejadian di masa lalu, atau yang dapat membuat mereka stres. Contoh kejadian yang dialami adalah meninggalnya orang terdekat.

Orang-orang yang mengalami gangguan psikosis biasanya akan sembuh dalam waktu beberapa hari atau minggu.

Gejala

Berikut adalah gejala yang dialami penderita psikosis:

  • Delusi

Delusi merupakan keyakinan yang dialami seseorang yang tidak masuk akal, namun kuat. Penderita mudah mengalami atau mempercayai sesuatu yang tidak nyata. Delusi terdiri dari tiga jenis, antara lain delusi paranoia, delusi mengenai keagungan, dan delusi somatik.

Delusi paranoia adalah jenis delusi yang menimbulkan kecurigaan atau ketidakpercayaan terhadap orang lain yang tidak rasional. Misalnya, seseorang percaya bahwa orang lain telah melakukan pembunuhan.

Delusi mengenai keagungan adalah jenis delusi yang dapat meyakini penderita bahwa mereka memiliki kekuatan, kemampuan, atau benda yang istimewa. Mereka juga percaya bahwa mereka berhubungan dengan orang yang terkenal atau penting, atau berhubungan dengan suatu agama atau mitos tertentu. Misalnya, seseorang merasa yakin bahwa dia adalah keturunan raja.

Delusi somatik adalah jenis delusi yang membuat seseorang yakin bahwa mereka mengalami cacat atau terkena suatu penyakit. Misalnya, seseorang merasa bahwa dia terkena penyakit kusta, namun secara medis dia baik-baik saja.

  • Halusinasi

Halusinasi dapat membuat seseorang melihat, mendengar, merasa, dan mencicipi sesuatu yang tidak muncul. Orang-orang yang mengalami halusinasi biasanya cenderung mendengarkan suara-suara (di dalam pikiran).

Seseorang yang mengalami kombinasi antara delusi dan halusinasi bisa membuat mereka mengalami depresi dan menunjukkan perubahan perilaku. Gejala lain yang dapat dialami penderita adalah sebagai berikut:

  • Depresi.
  • Kesulitan dalam berkonsentrasi.
  • Ingin bunuh diri.
  • Pola tidur yang tidak teratur.
  • Merasa cemas atau curiga.
  • Menarik diri dari lingkungan.
  • Terus merasa murung.
  • Cara berbicara yang tidak teratur seperti mengganti topik secara tidak berhubungan.
  • Penarikan diri dari teman atau keluarga.

Penyebab

Psikosis disebabkan oleh faktor berikut:

  • Masalah kesehatan mental seperti bipolar.
  • Kurang tidur.
  • Stres.
  • Penyalahgunaan obat-obatan atau alkohol.
  • Kondisi atau penyakit yang berhubungan dengan otak seperti tumor otak.
  • Demensia.
  • Malaria.
  • Lupus.
  • Kadar gula yang sangat rendah.

Diagnosis

Jika Anda mengalami psikosis, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan psikiater atau dokter kejiwaan dan psikolog. Mereka akan menganalisa kondisi dan perilaku Anda dengan mengajukan beberapa pertanyaan terkait dengan masalah yang Anda alami.

Setelah itu, mereka akan menyarankan Anda untuk mengikuti tes medis untuk mengetahui penyebab psikosis.

Pengobatan

Berikut adalah cara untuk menangani penderita psikosis:

  • Penenangan

Penenangan dapat dilakukan dengan suntikan atau obat berbentuk cair jika pasien membahayakan diri atau orang lain.

  • Terapi perilaku kognitif

Terapi perilaku kognitif dilakukan untuk mengubah pemikiran dan perilaku penderita psikosis.

  • Komunitas serupa

Penderita bisa menceritakan masalah yang dialami dengan komunitas serupa.

  • Intervensi keluarga

Pasien yang menderita psikosis dapat dibantu atau didukung oleh keluarga untuk membantu mengatasi masalah bersama-sama.

  • Obat antipsikotik

Obat antipsikotik digunakan untuk meringankan halusinasi dan/atau delusi, serta membantu pasien berpikir jernih.

Kesimpulan

Sebagian besar penderita tidak menyadari bahwa mereka mengalami psikosis dan tidak ingin bertemu dengan dokter atau ahli kesehatan mental lainnya. Oleh karena itu, Jika Anda merasa teman atau anggota keluarga Anda mengalami hal yang serupa, Anda sebaiknya coba meyakinkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan mental.

Read More

Cara Mengatasi Gummy Smile

Memiliki gigi dan gusi yang indah dan senyum yang menawarn merupakan idaman bagi semua orang. Senyuman sempurna biasa diiringi dengan gigi putih bersih serta garis bibir yang simetris sehingga kedua garis gigi atau bawah terlihat sama. Namun, tidak semua orang memiliki garis gigi dan gusi yang semurna. Salah satunya ialah orang yang memiliki gummy smile.

Apa itu gummy smile? Bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini akan dijelaskan dengan singkat dan jelas.

Pengertian gummy smile

Gummy smile ialah kondisi abnormal karena garis gusi tidak merata atau jatuh terlalu jauh di bawah garis bibir. hal itu bisa membuat gigi terlihat kecil dan rasa tidak nyaman ketika tersenyum. Jadi ketika tersenyum, yang terlihat bukanlah gigi yang rata dan indah, namun daging gusi atas, tentunya terlihat aneh di mana gusi bagian atas seharusnya tertutup dengan bibir atas ketika tersenyum sehingga kadang ada yang melakukan tahapan pemasangan behel gigi untuk mengatasinya.

Idealnya, gusi seharusnya tampak rata dan lembut serta berfungsi sempurna sebagai bingkai untuk melengkapi senyuman seseorang, bukan sebagai gangguan, kebanyakan pasien tidak menyukai hal ini karena merusak senyum mereka padahal telah memiliki penampilan dengan polesan yang matang. Gusi memiliki kondisi yang lebih panjang dari gigi, sehingga dimensi senyum menjadi tidak aktif. Hal itu bukan karena kebiasaan buruk penyebab gigi berubah posisi.

OIdealnya, gusi seharusnya tampak rata dan lembut serta berfungsi sempurna sebagai bingkai untuk melengkapi senyuman seseorang, bukan sebagai gangguan, kebanyakan pasien tidak menyukai hal ini karena merusak senyum mereka padahal telah memiliki penampilan dengan polesan yang matang. Gusi memiliki kondisi yang lebih panjang dari gigi, sehingga dimensi senyum menjadi tidak aktif. Hal itu bukan karena kebiasaan buruk penyebab gigi berubah posisi.

Penyebab

Secara alami, mata berada di bagian tengah antara kepala bagian atas dan dagu dan sudut mata berada di garis lurus dengan pusat mata, sifat standart untuk bentuk kepala manusia dapat memberikan penciptaan fiur wajah dan menemukan orientasinya, sehingga wajah seseorang terlihat lebih menarik dan proporsional.

Hal ini merupakan sifat alami dimana hal itu seharusnya juga terjadi pada bibir dan senyuman sesseorang, namun, apa saja yang menyebabkan gusi lebih panjang dari gigi sehingga membuat senyuman terlihat tidak proporsional? Berikut berbagai penyebabnya.

  • Bibir atas pendek.
  • Bibir bergerak terlalu banyak (hypermobile).
  • Kelebihan maxilary vertikal atau tulang yang tidak seimbang.
  • Overbite berlebihan.
  • Tonus otot bibir terlalu besar, yakni pengikat antara bibir bagian dalam dan gusi.
  • Bibir terlalu lebar atau besar sehingga mengekspos gusi secara berlebihan.
  • Pertumbuhan aktif yang berubah yakni bila gigi tidak tumbuh melalui tulang.
  • Pertumbuhan pasif yang berubah, yaitu gusi tidak surut saat orang tersebut beranjak dewasa.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan adanya gummy smile. Memang segala penyebabnya terjadi karena hal hal alami atau karena bawaan dari dalam tubuh, namun seiring dengan majunya teknologi, segala sesuatu yang tidak sempurna tersebut dapat diperbaiki untuk mencapai bentuk fisik yang lebih baik sehingga juga memudahkan berbagai aktifitas harian sebagaimana ketika memiliki bentuk gigi dan mulut yang sehat tentunya akan memudahkan proses mengunyah makanan, berbicara, dsb.

Cara mengatasi gummy smile

Gummy smile dapat diatasi dan diperbaiki dengan menggunakan prosedur kosmetik dalam kedokteran gigi, menurut penelitian, memang ada beberapa orang yang lahir dengan jaringan gusi berlebihan sehingga berpengaruh saat tersenyum, namun dengan majunya teknologi semua dapat diperbaiki dengan menggunakan prosedur berikut.

  • Perawatan Ortodontik, yakni dapat membantu menghilangkan gangguan pada gigi dengan cara menempatkan gigi pada posisi yang benar sehingga gummy smile dapat dihilangkan.
  • Operasi Periodontal, dilakukan untuk menghilangkan jaringan gusi yang berlebih, terutama jika pasien memiliki bentuk gigi yang lebih pendek.
  • Operasi Orthognathic, yakni untuk membantu menggerakkan maxilla atau tulang rahang ke dalam posisi yang benar sehingga bentuk gigi dan mulut menjadi lebih proporsional.
  • Botox, ialah metode non tradisional yang mengoreksi dan menyembuhkan pasien gummy smile dengan penyebab bibir yang terlalu aktif atau hipermobile, dilakukan dengan cara melakukan suntikan untuk perbaikan sementara.
  • Operasi pelepasan reposisi, ialah tindakan memperkuat otot yang mengangkat bibir atas, dilakukan untuk pasien yang memiliki bibir atas yang pendek.

Dalam mengatasi gummy smile pasien tidak bisa memilih terapi sendiri, melainkan akan ditentukan oleh dokter gigi sesuai pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan penyebab dari gummy smile tersebut.

Read More

Pegiat Gunung Hutan Wajib Bisa Mengidentifikasi Tanaman Beracun

Beragam keterampilan dan skill memangdibutuhkan mereka yang senang berkegiatan di alam bebas.Hal ini berkaitan dengan kelancaran mereka saat berada di “taman bermainnya”. Salah satu skill atau keterampilan yang wajib dimiliki oleh mereka adalah bermacam teknik bertahan hidup atau survival, termasuk di dalamnya botani agar bisa mengidentifikasi mana tanaman beracun dan mana yang bisa dimakan.

Pasalnya, berkegiatan di alam liar, utamanya bagi Anda yang senang melakukan pendakian atau berpetualang di hutan memang penuh dengan risiko. Kita tak pernah tahu kapan bahaya itu datang menghampiri kita. Oleh karenanya, mempersiapkan segala hal untuk menunjang kehidupan kita saat situasi buruk terjadi adalah suatu kewajiban.

Saat kita kehabisan makanan, tumbuhan adalah sesuatu yang paling mudah untuk kita dapatkan. Ketika berburu hewan membutuhkan skill yang lebih kompleks, tumbuhan bisa kita konsumsi tanpa perlu mengeluarkan usaha berlebih. Namun, banyak di antara tumbuhan itu masuk ke dalam klasifikasi tanaman beracun.

Jadi, mari kita ketahui beberapa ciri yang bisa membantu kita mengidentifikasi tanaman-tanaman tersebut. Berikut di antaranya:

  • Memiliki Warna yang Mencolok

Warna mencolok pada beberapa hewan dan serangga merupakan tanda bahwa mereka beracun. Begitu juga dengan tanaman. Kebanyakan tanaman dengan warna daun atau bunga yang mencolok, berwarna-warni, dan kontras, merupakan tanaman yang mengandung racun. Jamur beracun juga mempunya warna-warni yang mencolok.

  • Memiliki Bau yang Menyengat

Kebanyakan tanaman beracun memiliki aroma atau bau yang tidak enak, kuat, dan menyengat. Tanaman dengan kadar racun yang cukup tinggi, ketika kita hirup aromanya dapat membuat pusing, mual-mual, hingga tidak enak badan.

Untuk itu, identifikasilah dengan mencium baunya. Jika tanaman tersebut mengeluarkan bau menyengat yang tidak enak maka segera hindari tanaman tersebut.

  • Tidak Dikonsumsi oleh Hewan

Setiap hewan ataupun serangga punya naluri untuk melindungi diri, termasuk dalam mengenali ciri-ciri tanaman beracun. Apabila hewan mendekati dan memakan tanaman tersebut, maka kemungkinan besar tanaman tersebut tidak beracun dan aman untuk dikonsumsi.

Namun, Anda harus tetap berhati-hati, sebab tidak semua hewan menghindari tanaman beracun. Hal itu terjadi karena tidak semua hewan punya insting yang kuat dan ada beberapa hewan yang memang tahan terhadap tanaman beracun tertentu.

Ada beberapa hewan yang memakan tanaman beracun, dan kemudian mati. Ada juga yang memakannya namun selamat karena tubuh mereka bisa beradaptasi dengan racun tersebut.

***

Selain tiga ciri di atas, kita dapat mengidentifikasi tanaman beracun melalui morfologinya. Tanaman beracun mempunyai karakteristik khusus pada bagian-bagian tubuhnya. Walaupun tidak baku, namun ciri-ciri ini kebanyakan ada pada tanaman beracun.

  • Mempunyai buah atau beri berwarna putih
  • Mempunyai getah berwarna putih
  • Berbau seperti kacang almond
  • Mempunyai biji, kacang, atau umbi di dalam polongnya.
  • Mempunyai duri atau rambut (kecuali kaktus).
  • Rasanya pahit
  • Kepala biji dengan taji pink atau hitam.
  • Kumpulan dengan tiga daun.
  • Bunga berbentuk payung
  • Daun berkilau

Jangan berpatokan melalui semua tanda atau ciri di atas. Pastikan Anda selalu mengujinya terlebih dahulu tanaman tersebut. Ada cara khusus untuk menguji apakah tanaman liar aman dikonsumsi atau tidak.

Yang paling penting, jangan pernah ambil risiko jika Anda benar-benar tidak yakin dan tahu apakah itu tanaman beracun atau aman untuk dimakan. Pasalnya, ketika tengah berada di alam liar, satu kesalahan kecil saja bisa merenggut nyawa kita. Maka dari itu, terus asah pengetahuan dan skill survival Anda.

Read More

Meredakan Nyeri Sendi dengan Suntik Steroid

Beberapa dari Anda mungkin pernah mendengar suntik steroid. Dalam artikel ini, suntik steroid yang dimaksud adalah prosedur penyuntikan obat kortikosteroid. Jangan tertukar dengan suntik steroid yang kadang dimanfaatkan untuk membentuk otot ya!

Di dalam tubuh kita terdapat hormon kortisol, yang diproduksi secara alami oleh kelenjar adrenal. Hormon kortisol memiliki kemampuan untuk meredakan inflamasi atau peradangan yang terjadi di dalam tubuh, dengan cara menekan kerja sistem imun.

Nah, secara sederhana, obat golongan kortikosteroid merupakan imitasi dari hormon kortisol. Obat sintetis yang sifat dan kemampuannya mengadopsi hormon kortisol. Layaknya hormon kortisol, obat kortikosteroid memiliki daya anti inflamasi.

Ketika diberikan melalui suntik steroid, obat ini bekerja hampir sama dengan hormon kortisol. Selain itu, obat kortikosteroid ini juga mendukung kerja hormon kortisol. Sehingga peradangan lebih cepat teratasi.

Penyakit yang dapat diatasi oleh suntik steroid

Prosedur suntik steroid bukanlah tindakan yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah, seperti mengonsumsi obat. Tindakan ini harus dilakukan oleh dokter yang kompeten dan profesional.

Pertimbangan pemberian suntik steroid pun biasanya diputuskan oleh dokter. Umumnya, injeksi obat kortikosteroid ini diberikan untuk mengatasi gangguan yang berhubungan dengan masalah sendi, antara lain peradangan sendi atau osteoartritis, asam urat, bursitis, peradangan tendon atau tendinitis, plantar fasciitis, sciatica, atau nyeri sendi.

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, dokter juga biasanya tidak langsung menjalankan tindakan suntik steroid. Perawatan mungkin dimulai dengan pemberian obat-obat oral terlebih dahulu.

Di samping itu, suntik steroid juga tidak bisa diberikan kepada sembarang orang. Ada kondisi-kondisi khusus yang perlu menjadi perhatian. Anda yang sedang hamil, menyusui, atau dalam program hamil misalnya, tidak disarankan untuk menjalani suntik steroid. Begitu juga Anda yang sedang mengalami infeksi atau baru saja menjalani vaksinasi.

Selain mengatasi gangguan medis terkait sendi, suntik steroid juga dimanfaatkan untuk mengatasi masalah atau kelainan sistem imun.  Rheumatoid arthritis, lupus, Inflammatory Bowel Disease, atau Multiple Sclerosis, merupakan beberapa kelainan imun yang dapat memperoleh manfaat dari pemberian suntik steroid.

Efek samping suntik steroid

Secara umum, suntik steroid jarang menimbulkan efek samping. Tapi, beberapa pasien merasakan nyeri pada area bekas suntikan, dalam waktu 24 jam setelah prosedur injeksi dijalani. Meski demikian, rasa nyeri ini biasanya akan reda setelah beberapa hari.

Di luar rasa nyeri pada area injeksi, efek samping yang tidak diharapkan juga dapat muncul. Beberapa orang mengalami infeksi, reaksi alergi, perdarahan lokal, kulit kemerahan, serta kerusakan jaringan tendon bila suntik steroid dilakukan langsung pada jaringan tendon.

Selain itu, apabila Anda terlalu sering menjalani suntik steroid, tulang, ligamen, dan otot dapat menjadi lemah. Dan khusus bagi penderita diabetes, kadar gulanya akan naik selama beberapa hari, setelah injeksi diberikan.

Apa pun efek samping yang Anda rasakan setelah menjalani suntik steroid, berkonsultasilah dengan dokter. Sampaikan keluhan dan efek yang timbul pasca menjalani prosedur tersebut serinci mungkin kepada tenaga medis. Agar bila dibutuhkan perawatan, tindakan dapat dilakukan segera.

Perlu dipahami, keputusan menjalani prosedur suntik steroid hanya dapat diputuskan oleh dokter. Jika Anda memiliki penyakit yang pernah membaik karena tindakan ini pun, tetap harus berkonsultasi kembali dengan dokter yang merawat Anda untuk mengulang prosedur tersebut. Sebab, belum tentu keluhan medis Anda dapat diatasi dengan tindakan serupa.

Read More

Jenis Masker Mana yang Paling Aman Cegah Corona?

Buff masker banyak digunakan masyarakat Indonesia

Hingga saat ini wabah penyakit yang pneumonia yang diakibatkan virus corona masih belum bisa diatasi, bahkan jumlah pasien yang positif terinfeksi semakin bertambah. Untuk mencegah tertular, salah satu yang disarankan adalah menggunakan masker. Dalam beberapa waktu terakhir, masker kain atau buff masker sangat direkomendasikan untuk digunakan.

Namun bukan berarti hanya masker kain saja yang bisa dipakai untuk mencegah virus corona, terdapat beberapa jenis masker lain yang bisa diandalkan. Penggunaan masker sebagai langkah antisipasi mengingat hingga saat ini belum ditemukan vaksin yang bisa digunakan untuk mengatasi virus corona.

Jenis Masker Cegah Virus Corona

  • Buff Masker

Masker kain menjadi salah satu jenis yang banyak dijual di pinggir jalan, harga satuannya pun relatif murah dan sangat bisa dibeli semua kalangan masyarakat. Masker kain atau disebut juga dengan buff masker ini biasanya kerap digunakan oleh para pengendara sepeda motor. Jenis masker yang satu ini sangat mudah untuk dicuci karena terbuat dari kain.

Masker ini masih bisa dipakai berulang kali, namun jenis masker yang satu ini hanya bisa mencegah debu dengan ukuran besar. Sehingga tidak efektif jika dipakai untuk menghalau dan mencegah partikel serta zat polutan dengan ukuran yang sangat kecil. Selain itu, jika cara mencucinya tidak benar, maka masker jenis ini justru akan berisiko menjadi sarang bakteri.

  • Simple Mask

Simple mask merupakan jenis masker yang biasa digunakan untuk menghindari polusi, pada umumnya jenis masker yang satu ini digunakan oleh para pejalan kaki dan masyarakat yang kerap menggunakan transportasi umum. Bentuk masker ini lebih sederhana dan mirip dengan masker bedah, selain itu sangat mudah didapatkan karena banyak dijual bebas.

Masker jenis ini memiliki kemampuan dalam mencegah seseorang terhindar dari virus, namun hanya bisa menyaring partikel sebesar 30 hingga 40 persen saja. Selain itu, penggunaan simple mask ini hanya bisa untuk sekali pakai.

  • Masker R95, R99, R100

Sesuai dengan kode huruf yang berarti Resistant oil, masker jenis R95, R99 dan R100 memiliki kemampuan untuk menahan polutan dengan jenis minyak. Masker ini biasa dipakai masyarakat yang berada di lingkungan dengan polutan mengandung aerosol minyak, misalnya seperti wilayah kabut asap pembakaran gas alam, batu bara hingga minyak bumi.

Masker jenis R95 mampu digunakan untuk menyaring zat polutan aerosol minyak hingga 95 persen, sementara R99 mencapai 99 persen dan R100 mencapai 99,97 persen. Namun, ketiga jenis masker ini hanya bisa efektif digunakan selama maksimal delapan jam penggunaan, selain itu masker ini sulit didapatkan karena memang digunakan untuk kondisi tertentu.

  • Masker P95, P99, P100

Huruf P yang menjadi istilah pada masker ini berarti Oil Proof, merupakan jenis masker yang tahan terhadap zat polutan yang memiliki kandungan minyak. Selain itu, jenis masker ini juga efektif digunakan untuk menghalau partikel kecil di udara termasuk virus. Meski demikian, penggunaan jenis masker ini tidak boleh lebih dari 40 jam atau selama 30 hari.

  • Masker N95, N99, N100

Masker jenis ini banyak dicari belakang ini karena disebut efektif dalam mencegah penyebaran dan infeksi virus corona. Jurnal National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine menyebutkan masker bedah dan masker N95 memang bisa dipakai untuk mencegah penularan virus karena mampu mencegah 95 partikel besar dan kecil hingga 0,3 mikron.

Read More

Pentingnya Pemberian Vaksin Rotavirus untuk Si Kecil

Tujuan pemberian vaksin bagi buah hati adalah untuk melindunginya dari berbagai penyakit berbahaya. Vaksin rotavirus merupakan salah satu jenis vaksin yang perlu diberikan kepada si Kecil.

Virus rotavirus dapat menyebabkan bayi atau anak mengalami dehidrasi berat akibat diare akut, yang disertai muntah, demam, dan sakit perut. Maka, penting bagi orang tua untuk mengetahui terkait vaksin rotavirus ini.

Pentingnya vaksin rotavirus bagi anak

Bayi dan anak sangat rentan terhadap infeksi virus rotavirus. Virus ini dapat menyebabkan infeksi usus, akibatnya si Kecil akan mengalami diare, mual, muntah, sakit perut, hingga demam.

Seperti diketahui, bila sampai timbul dehidrasi, artinya perlu dilakukan perawatan sangat serius. Sebab dapat timbul kondisi gawat darurat.

Tentu tak ada satu pun orang tua yang ingin melihat buah hatinya mengalami hal tersebut. Oleh sebab itu, lebih baik menempuh langkah pencegahan, seperti pemberian vaksin rotavirus.

Vaksin rotavirus akan meningkatkan daya tahan tubuh anak sehingga terlindungi dari virus tersebut. Tapi, perlu dipahami, pemberian vaksin bukan menjamin anak tidak akan terinfeksi, namun menyiapkan sistem kekebalan tubuhnya agar mampu menghadapi infeksi.

Jadi, jika si Kecil terinfeksi oleh virus rotavirus, dampak yang timbul diharapkan tidak terlalu parah. Sebab tubuhnya telah memiliki pertahanan atau sistem kekebalan terhadap virus tersebut.

Dilaporkan bahwa pemberian vaksin rotavirus telah melindungi 90% bayi dari diare berat yang disebabkan oleh virus ini.

Dosis dan usia yang tepat untuk pemberian vaksin rotavirus

Kini, Anda sudah mengetahui pentingnya vaksin rotavirus untuk buah hati tercinta. Selanjutnya, Anda juga perlu mengetahui kapan anak dapat menjalani imunisasi serta dosis vaksin yang tepat untuk diberikan kepada anak.

Pemberian vaksin pada waktu yang tepat akan memberikan hasil yang lebih optimal. Saat ini, di Indonesia terdapat vaksin yang dapat diberikan pada anak usia  2 bulan, 4 bulan, dan enam bulan. Serta jenis vaksin lain yang hanya bisa diberikan kepada anak yang berusia 2 bulan atau 4 bulan.

Dosis pertama vaksin rotavirus sebaiknya diterima si Kecil, maksimal pada usia 15 minggu. Bila pada waktu tersebut anak Anda belum menjalani imunisasi rotavirus, maka berkonsultasilah dengan dokter terkait langkah yang perlu dilakukan. Sebab vaksin tidak akan bermanfaat jika baru diberikan pada saat anak sudah berusia lebih dari 8 bulan.

Vaksin rotavirus yang diberikan setelah anak berusia lebih dari 8 bulan, kemungkinan hanya akan menimbulkan reaksi alergi dan demam.

Di samping waktu dan kondisi yang tepat untuk pemberian vaksin, orang tua juga perlu memahami, beberapa anak tidak boleh diberikan vaksin rotavirus. Di antaranya bayi yang masih berusia di bawah 6 minggu atau lebih dari 8 bulan, serta bayi dengan reaksi alergi terhadap vaksin rotavirus sebelumnya.

Bayi yang memiliki gangguan sistem imun dan penyakit pencernaan juga sebaiknya tidak diberikan vaksin rotavirus, antara lain bayi dengan intususepsi (gangguan usus yang menyebabkan usus berlipat dan menyusup pada bagian usus lain), bayi dengan Severe Combined Immunodeficiency (SCID), serta bayi-bayi dengan kelainan bawaan, seperti spina bifida atau bladder exstrophy.

Orang tua memang harus memiliki wawasan dan bijak dalam menjaga kesehatan anak. Berkonsultasilah dengan dokter anak Anda untuk merencanakan jadwal pemberian vaksin bagi si Kecil, termasuk vaksin rotavirus. Sehingga semua vaksin dapat diberikan dalam dosis yang tepat dan waktu optimal.

Read More