Benarkah Urutan Gejala Covid-19 Selalu Muncul Berurutan?

Sampai saat ini pandemik Covid-19 belum usai, sebaliknya di Indonesia belakangan ini kasus per harinya justru terus meningkat. Namun seiring berjalannya waktu, ada sebuah penlietian baru yang muncul. Bahwa urutan gejala Covid-19 ini muncul secara berurutan. Benarkah demikian? 

gejala covid 19

Gejala Covid-19, terdiri dari demam serta batuk. Gejala tersebut sangat mirip dengan sejumlah penyakit umum lainnya seperti flu musiman yang biasa terjadi. Jadi dengan memiliki gejala yang sama tersebut, bagaimana Anda bisa mendeteksi apakah itu demam flu atau demam akibat Covid-19? 

Urutan gejala Covid-19

Para peneliti dari University of Southern California (USC) telah menemukan kemungkinan urutan gejala Covid-19 pertama kali muncul. Jika Anda mengalami Covid-19 maka kemungkinan gejala-gejala yang muncul akan berurutan, seperti:

  1. Demam
  2. Batuk dan nyeri otot
  3. Mual, muntah, atau keduanya
  4. Diare

Penelitian tersebut pun muncul pada jurnal Frontiers in Public Health. Pandemi Covid-19 ini disebabkan oleh coronavirus (SARS-CoV-2), yaitu sindrom pernapasan akut yang parah, di mana memiliki dampak keseluruhan pada tubuh yang sangat dasyat. 

Seseorang yang terinfeksi COvid-19 sangat menular, menunjukkan tingkat dua hingga tiga kali lebih menular daripada influenza. Selain itu, karena wabah ini terjadi dalam kelompok, idetifikasi awal pengakit dapat mengurangi jumlah dan ukurannya. Namun, para ahli tidak dapat menentukan gejala awal secara akurat. 

Meningkatkan strategi pengobatan untuk pasien Covid-19

Dengan mengetahui gejala awal yang telah terpola tersebut, para peneliti dapat membantu pasien dengan segera dan mencari perawatan yang cocok ataupun memutuskan untuk mengisolasi mandiri saja. 

Selain itu, informasi tersebut pun dapat membantu para tim medis dalam mengidentifikasi pesien dengan penyakit tersebut, dan mengenyampingkan penyakit lain, dan merancang perawatan yang lebih tepat serta cepat. 

Waktu dan gejala berbeda untuk penderita Covid-19

Demam dan batuk sering kali dikaitkan dengan berbagai macam penyakti pernapasan, termasuk influenza, sindrom pernapasan akur parah atau severe acute respiratory syndrome (SARS), dan middle east respiratory syndrome (MERS). 

Untuk menentukan urutan munculnya gejala Covid-19, para peneliti mengevaluasi tingkat kejadian dari 55.924 kasus cirus corona yang terkonfirmasi di China dan dikumpulkan oleh WHO antara 16 Februari – 24 Februari 2020. 

Tidak hanya itu, para peneliti pun membandingkan urutan gejala Covid-19 dengan influenza, tim melihat kumpulan data influenza dari 2. 470 kasus yang dikonfirmasi dari sebagian besar pasien yang tidak divaksin di Eropa, Amerika Utara dan belahan bumi bagian selatan. 

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dari tiga penyekit yang diteliti disebabkan oleh virus corona-Covid-19, SARS, dan MERS, memiliki gejala yang paling awal mungkin adalah demam. Sebaliknya, influenza dimulai dengan batuk. 

Selain itu, meskipun gejala penyakit ini msaih tumpang tindih dengan Covid-19, namun yang membedakan virus corona adalah waktu dan gejala pada asaluran pencernaan bagian atas dan bawah. 

Maksudnya, pada Covid-19 gejala saluran bagian atau (mual dan muntah) akan lebih dahulu muncul daripada saluran bagian bawah, seperti diare. Sebaliknya pada SARS dan MERS. 

Urutan tersebut sangat penting untuk diketahui ketika kita memiliki siklus penyakit yang tumpang tindih seperti flu dan bertepatan dengan infeksi Covid-19. Dengan begitu, dokter pun dapat menentukan langkah apa yang harus diambil untuk merawat pasien, dan mereka dapat mencegah kondisi pasien lebih buruk. 

Jadi, urutan gejala Covid-19  menurut penelitian yang terbaru dimulai dengan demam, kemudian batuk dan nyeri otot, dan berkembang menjadi mual atau muntah bahkan bisa keduanya, dan diakhiri dengan diare. Jika Anda merasa demam tinggi di atas 37 derajat dan hal tersebut terjadi selama beberapa hari ada baiknya untuk mewaspadai hal ini. Segera kunjungi dokter untukmelakukan pemeriksaan lebih lanjut.  

Read More

Amankah Jika Ibu Hamil Minum Soda?

Selama kehamilan, tentu seorang ibu akan sangat menjaga bayinya dengan sangat baik. Mulai dari asupan makanan, suplemen hingga melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat membantu proses kehamilan dan persalinan.

Berkaitan dengan asupan makanan, minuman pun tentu harus mengonsumsi minuman yang menyehatkan, baik bagi ibu maupun janin yang berada di dalam kandungan. Lalu, bagaimana jika ibu hamil minum soda? Apakah minum soda selama kehamilan aman?

Minum soda selama kehamilan

Selama kehamilan, apapun yang Anda konsumsi akan berdampak langsung pada janin yang sedang dalam kandungan, termasuk makanan dan minuman. Jika Anda mengonsumsi minuman bersoda, Anda mungkin masih merasa ragu, apakah aman untuk kehamilan atau tidak.

Jadi, minuman ringan bersoda kaya akan kandungan kafein, dan kafein tidak aman untuk bayi Anda. Hal ini dapat menyebabkan kelahiran prematur dan masalah lain selama kehamilan. Banyak penelitian mengungkapkan bahwa terlalu banyak minum minuman bersoda tidak akan sehat, baik bagi Anda maupun janin.

Akan tetapi mengonsumsi minuman bersoda selama kehamilan diperbolehkan. Selama, tidak dikonsumsi secara berlebihan dan sering. Jadi, jika Anda mengonsumsi sesekali atau ketika merasa ingin saja dan tidak banyak, maka hal tersebut diperbolehkan. Yang tidak boleh adalah mengonsumsi berlebihan dan dalam waktu yang rutin.

Namun, perlu Anda ingat juga, hal ini diperbolehkan jika Anda tidak dalam kondisi kesehatan tertentu. Ada baiknya untuk konsultasikan dengan dokter kandungan Anda terlebih dahulu, apakah Anda dalam kondisi boleh mengonsumsi soda atau tidak.

Berapa banyak soda yang bisa ibu hamil konsumsi?

Selama kehamilan aman untuk minum satu atau kurang dari satu porsi (1=330 ml) porsi  minuman bersoda atau diet coke per hari. Sebuah penelitian oleh American Collage of Obstetricians and Gynecologist mengatakan bahwa, seorang wanita hamil tidak boleh mengonsumsi lebih dari 200 mg kafein per harinya. Satu porsi soda mengandung antara 32-42 mg kafein. Pasalnya, jika melebihi batas tersebut maka bisa berbahaya bagi janin, hal ini pun berlaku untuk kopi dan teh yang mengandung kafein.

Efek berbahaya dari minuman bersoda selama kehamilan

Minuman bersoda atau berkarbonasi mengandung terlalu banyak gula ddan memiliki nutrisi yang sedikit, jadi Anda harus menghindari dan mengonsumsinya seminimal mungkin.

  1. Kafein

Satu-satunya mengapa Anda harus menghindari minuman bersoda selama kehamilan adalah karena mengandung kafein. American Pregnancy Association mengungkapkan bawah wanita hamil yang mengonsumsi lebih dari 300 mg kafein dapat menyebabkan keguguran. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk membatasi asupannya. Kafein pun dapat membuat Anda kurang tidur, serta mengurangi kadar kalsium dalam tubuh, karena kalsium penting dalam membantun tulang dan gigi bayi.

  • Mengandung pewarna dan pemanis buatan

Meskipun sebagian kecil bahan buatan tidak berbahaya bagi bayi, namun sebuah penelitian mengatakan bahwa minuman bersoda dalam jumlah besar memiliki pewarna dan perasa buatan yang tidak dianjurkan. Juga ada sakarin (pemanis buatan) dalam beberapa minuman bersoda yang dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi.

  • Nol gizi dan kalori tidak sehat

Minuman bersoda sedikit sekali nutrisi, jadi jika si ibu minum minuman bersoda tidak akan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan ibu hamil. Singkatnya, minuman bersoda tidak akan memberikan vitamin atau mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda.

  • Pemicu mulas

Minuman bersoda selama ini dapat menyebabkan jantung terasa terbakar atau lebih buruk lagi. Penelitian mengatakan selama trimester ketiga, kehadiran kafein dalam minuman bersoda dapat menyebabkan mulas yang lebih buruk. Selain itu, dapat menimbulkan sensasi terbakar di seluruh area dada atau tepat di bawah tenggorokan setelah beberapa menit mengonsumsi.

Selain beberapa hal di atas, ibu hamil minum soda dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya sebagai berikut:

  • Hilangnya kalsium dari tulang karena minuman bersoda dan asam fosfat
  • Peningkatan tekanan darah karena adanya natrium dalam air bersoda
  • Dapat menyebabkan cacat lahir seperti cacat bawaan
  • Konsumsi gula dan pemanis buatan yang berlebihan dapat menyebabkan bayi mengalami obesitas
  • Dapat menyebabkan keguguran

Minuman yang harus dihindari salama kehamilan

  • Alkohol. Hindari alkohol sama sekali, karena tidak ada kadar alkohol yang aman untuk ibu hamil
  • Jus yang dipasteurisasi. Hal ini karena jus tersebut menampung bakteri penyebab penyakit

Minuman yang harus dibatasi asupannya:

  • Minuman berkafein. Para ahli setuju bahwa tidak masalah mengonsumsi hingga 200 mg kafein per hari selama kehamilan, itu sama dengan 12 ons kopi yang diseduh.
  • Soda. Dibatasi dengan syarat rendah gula dan kalori, karena ada beberapa bukti bahwa soda diet dapat meningkatkan kemungkinan bayi Anda mengalami kelebihan berat badan di kemudian hari
  • Jus. Tidak masalah jika jus yang dibuat 100% buah asli, tanpa gula tambahan

Jadi, ibu hamil minum soda memang diperbolehkan, tetapi dalam batas yang telah disepakati oleh para ahli. Namun, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan hal tersebut.

Read More

Kombinasi Produk Obat untuk Obati Kaki Pecah-pecah

Perasaan tak nyaman pasti dirasakan banyak orang jika tumit kaki mengalami pecah-pecah, selain tak enak dipandang. Biasanya orang dengan kondisi tumit kaki yang pecah-pecah akan merasa perih ketika kaki menapak ke permukaan lantai atau sedang berjalan. Tentu sangat mengganggu dan salah satu cara mengatasi kondisi ini adalah menggunakan obat kaki pecah-pecah.

obat kaki pecah-pecah

Dalam mengatasi kondisi ini sebenarnya tidak sulit, yang dibutuhkan hanyalah sikap rajin, disiplin dan telaten dalam mengobatinya. Seperti misalnya ketika menggunakan obat oles, penderita harus mengoleskan obat tersebut secara teratur dan sesuai anjuran. Terlebih tumit memang menjadi salah satu bagian yang sering bersentuhan dengan lantai dan alas kaki.

Produk Obat Kaki Pecah-pecah

  1. Cracked Heels Kream dan Exfoliating Brush

Terdapat banyak jenis krim khusus yang digunakan untuk kulit tumit dan kaki yang kering, misalnya Kanna, Pandansari, Ellgy ata Dermafot. Beberapa produk yang juga sudah diformulasikan untukmengobati cracked heels atau tumit pecah-pecah.

Cara menggunakannya juga mudah untuk krim khusus cracked heels, oleskan krim kemudian diamkan selama berjam-jam. Setelah itu, sikat tumit yang sudah terasa lunak dengan menggunakan exfoliating brush atau loofah, bisa juga menggunakan batu kali dengan pinggiran tidak terlalu kasar.

  • Krim Multi Fungsi dan Kaus Kaki

Beberapa jenis krim multi-fungsi seperti Vaseline Petroleum Jelly, Nivea Creme, Viva Skin Food, Oriflame Tender Care dan Nature Republic Aloe Vera. Produk ini bisa difungsikan sebagai pelembap tumit yang pecah-pecah.

Cara yang harus dilakukan juga tidak sulit, cukup dengan oleskan krim atau pelembap tebal-tebal pada tumit yang bermasalah. Kemudian, gunakan kaus kaki yang tebal, setelah itu dalam keadaan seperti ini bisa digunakan untuk beraktivitas seharian dan biarkan krim menghaluskan kaki sampai esok hari.

  • Getah Pepaya dan Pelembap Ringan

Perlu diketahui jika getah pepaya merupakan salah satu pelembut kulit alami yang dipercaya ampuh oleh para orang tua. Karena diketahui terdapat enzim papain di dalamnya yang sangat bagus untuk mengangkat kulit mati dan melembapkannya.

Cara untuk mendapatkan manfaat daun pepaya terhadap pengobatan kaki pecah-pecah juga termasuk mudah. Ambil batang pepaya segar, patahkan dambil getah yang berwarna putih lalu dioleskan pada tumit pecah-pecah kaki.

Setelah itu diamkan selama setengah jam, kemudian bilas kaki dengan air dingin hingga bersih dan oleskan losion. Sangat disarankan untuk tidak menggunakan getah pepaya terlalu lama karena jika demikian sangat berpotensi menyebabkan iritasi.

  • Nanas Parut, Gula Pasir dan Madu

Daging buah nanas adalah sumber dari enzim bromelain yang memiliki fungsi sama dengan getah pepaya. Namun tidak sendiri, daging buah nanas nantinya akan dikombinasikan dengan gula pasir dan madu, dua bahan yang kaya akan humektan.

Caranya pun terbilang mudah, yakni kupas kulit nanas dan singkirkan matanya lalu parut, campurkan satu sendok makan gula pasir dan satu sendok teh madu. Setelah itu oleskan tebal-tebal pada kulit tumit pecah-pecah, kemudian diamkan selama satu jam.

Jika sudah lewat setengah jam, gosok campuran yang tadi dengan gerakan melingkar hingga bersih dan yang terakhir adalah bilas menggunakan air dingin serta keringkan dengan menggunakan handuk.

  • Alpukat, Pisang dan Kantung Plastik

Obat kaki pecah-pecah kombinasi bahan selanjutnya adalah menggunakan alpukat, pisang dan kantung plastik. Caranya, iris setengah buah alpukat dan pisang, kemudian lembutkan hingga menyerupai pasta. Lalu, oleskan pasta alpukat dan pisang ke bagian tumit yang pecah-pecah.

Tak sampai disitu, bungkus kaki yang telah diolesi campuran bahan tadi menggunakan kantung plastik atau juga bisa plastic wrap. Diamkan selama 30 menit, jika sudah basuh hingga bersih dan keringkan dengan handuk.

Read More

Benarkah Manfaat Masker Alpukat Baik Bagi Kesehatan Kulit?

Manfaat buah alpukat memang tidak perlu diragukan lagi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa alpukat memiliki banyak nutrisi yang baik bagi kesehatan kita. Buah ini memiliki lemak sehat dan sedikit serat, serta antioksidan dan mineral yang penting untuk tubuh.

Namun, apakah benar manfaat masker alpukat bisa untuk kesehatan kulilt Anda? Jadi selain rasanya yang enak dan kaya nutrisi untuk tubuh, alpukat pun memiliki manfaat bagi kesehatan kulit Anda, salah satunya masker wajah alpukat. Yuk, kita lihat apa saja manfaat masker alpukat untuk kulit wajah.

Manfaat masker alpukat bagi kulit

Alpukat tidak hanya tinggi lemak sehat, tetapi juga menjadi sumber vitamin C dan E yang sangat baik untuk kulit, kedua vitamin tersebut berperan penting dalam kesehatan dan vitalitas Anda.

  • Meningkatkan elastisitas kulit

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 terhadap lebih dari 700 wanita memiliki hubungan antara kondisi kulit dan asupan lemak dan zat gizi antioksidan. Dengan menggunakan masker alpukat dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi munculnya kerutan. Hal ini karena alpukat mengandung asupan lemak yang tinggi, terutama lemak tak jenuh tunggal yang sehat.

  • Meminimalkan jerawat

Apakah kulit wajah Anda rentan terhadap jerawat? Nah, dengan menggunakan masker alpukat, Anda dapat membersihkan wajah dengan minyak alpukat yang berfungsi untuk mengurangi munculnya jerawat. Hal ini karena sifat antimikroba yang terdapat pada alpukat.

Selain itu,  alpukat pun menunjukkan bahwa menggunakan minyak alpukat sebagai pembersih yang dapat membantu kulit Anda menjadi lebih kenyal dan lembab.

  • Meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan

Manfaat masker alpukat lainnya adalah dapat menignkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan. Selain menggunakan untuk wajah, Anda pun dapat menggunakan minyak alpukat pada bagian tubuh lain kulit Anda.

Minyak alpukat yang diperas memiliki banyak antioksidan, sterol nabati, omega-9. Mineral, dan vitamin, termasuk vitamin C dan E. berbagai nutrisi tersebut dapat membantu meningkatkan produksi kolagen, meredakan peradangan, dan menghilangkan kulit yang usdah tua.

Cara menggunakan alpukat sebagai masker

Bahan:

  • 1 sendok teh minyak kelapa
  • ½ buah alpukat matang yang telah dikupas
  • 1 sendik teh madu
  • 1 sendok teh air

Cara membuat:

  • Taruh minyak kelapa, alpukat, madu, dan air dalam mangkuk
  • Lalu haluskan semua bahan menjadi sebuah pasta, bisa dikocok ataupun menggunakan blender
  • Setelah semua teraduk, gunakan segera setelah dibuat
  • Namun sebelum menggunakan, disarankan untuk menghangatkan kulit wajah Anda dengan menggunakan handuk hangat selama 20 detik, yang berfungsi untuk membuka pori-pori Anda
  • Oleskan masker ke wajah Anda menggunakan kari atau kuas, hindari daerah mata
  • Biaran selama 15 menit dan bilas dengan air hangat
  • Tepuk-tepuk wajah Anda hingga kering

Adakah efek samping masker alpukat?

Jiak sebelumnya dan belum pernah menggunakan masker alpukat, ada baiknya untuk melakukan uji sampel terlebih dahulu sebelum langsung terkena wajah.

Caranya adalah dengan mengoleskan masker alpukat pada pergelangan tangan Anda. Jika Anda sensitif terhadap alpukat, Anda akan merasakan gatal, kemerahan, bengkak, atau terbakar dalam beberapa jam. Sebaliknya, jika Anda tidak memiliki reaksi apapun, kemungkinan besar masker wajah aman untuk Anda gunakan.

Masfaat masker alpukat memang telah terbukti ampuh untuk beberapa masalah kulit karena alpukat sendiri mengandung lemak sehat, vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya. Selain berguna bagi kesehatan wajah, alpukat pun baik untuk kesehatan tubuh lainnya. Jadi, Anda dapat memasukkan alpukat dalam asupan makanan Anda sehari-hari.

Read More

Mengenal Polip Kolorektal, Penyakit Usus Karena Obesitas

Polip kolorektal tumbuh pada bagian usus

Istilah polip kolorektal merupakan masalah yang ada di bagian usus. Yaitu tumbuhnya jaringan bertangkai di dinding usus dengan ukuran yang bervariasi, mulai dari kecil hingga besar. Jika ukuran polip kolorektal semakin besar, kemungkinan akan berkembang menjadi kanker.

Kebanyakan kasus tidak menimbulkan gejala apapun dan baru akan terdeteksi ketika melakukan pemeriksaan kanker usus rutin. Namun, jika pertumbuhan polip kolorektal yang mengarah ke usus besar, dokter akan mengambil tindakan medis agar mencegah terjadinya kondisi yang semakin parah.

Penyakit polip kolorektal ini sebenarnya umum terjadi dan muncul pada orang yang berusia berapa saja. Akan tetapi, penyakit ini umumnya dialami oleh orang lanjut usia atau 50 tahun ke atas yang memiliki obesitas jangka panjang.

Jenis-jenis Polip Kolorektal

Sebelum membahas gejala dan penyebabnya, ada baiknya untuk tahu apa beragam jenis polip kolorektal yang bervariasi. Di usus, ada tiga jenis polip kolorektal, yaitu:

  • Polip Hiperplastik

Jenis polip kolorektal yang satu ini cenderungnya tidak berbahaya karena tidak ada risiko akan berkembang menjadi kanker.

  • Polip Adenomatous

Jenis ini merupakan yang paling umum terjadi. Umumnya polip adenomatous ini tidak berkembang menjadi kanker, namun potensi memicu kanker usus tetap ada. 

  • Polip Ganas

Sesuai namanya, jenis polip kolorektal ini sudah mengandung sel kanker di dalamnya dan baru diketahui setelah melakukan pemeriksaan mikroskopik.

Gejala Seseorang Mengalami Polip Kolorektal

Pada beberapa kasus, ada kemungkinan polip kolorektal tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, ada juga gejala yang muncul mengindikasi seseorang mengalami masalah ini.

  • Nyeri di perut
  • Muncul darah ketika buang air besar. Ini mengindikasikan terjadinya pendarahan usus
  • Terasa konstipasi atau diare yang biasanya berlangsung lebih dari sepekan
  • Mual dan muntah, yang biasanya terjadi pada orang yang memiliki polip kolorektal berukuran besar

Penyebab Terjadinya Polip Kolorektal

Hingga saat ini penyebab pasti polip kolorektal belum diketahui. Namun polip muncul karena adanya pertumbuhan jaringan yang tidak normal. Jadi, adanya mutasi genetik yang membuat sel-sel dalam tubuh terus memperbaharui diri bahkan ketika belum diperlukan. Sehingga tumbuh jaringan yang berlebih dan menyebabkan munculnya polip, termasuk salah satunya polip kolorektal.

Ada beberapa faktor risiko sehingga seseorang jadi lebih rentan terkena polip kolorektal ini, yaitu:

  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Berusia di atas 50 tahun
  • Sebelumnya sudah pernah mengalami polip
  • Keluarga memiliki riwayat menderita kanker usus atau polip
  • Menderita diabetes yang parah
  • Menderita kanker rahim
  • Menderita penyakit yang berpengaruh terhadap usus seperti Crohn’s disease 
  • Menderita penyakit turunan seperti Lynch syndrome dan sebagainya
  • Mengkonsumsi makanan tinggi lemak dalam jangka panjang
  • Minum alkohol berlebihan dan merokok

Pengobatan Polip Kolorektal di Rumah

Polip kolorektal sebenarnya bisa diatasi atau diobati dengan pengobatan rumahan, yaitu dengan menjaga pola makan sehat dan rajin mengkonsumsi sayuran, buah, dan biji-bijian.

  • Berolahraga secara teratur dan menjaga 
  • Mengurangi asupan lemak
  • Berhenti merokok atau tidak minum alkohol

Namun, mengatasi polip kolorektal adalah dengan mengangkatnya dengan kolonoskopi. Akan tetapi, jika ukuran polip kolorektal masih kecil tidak perlu melakukan prosedur operasi kolonoskopi ini.

Jika ukuran Polip kolorektal terlalu besar juga tidak bisa diangkat dengan kolonoskopi sehingga akan dilakukan operasi laparoskopi. Operasi laparoskopi ini merupakan jenis operasi dengan menggunakan selang panjang yang dimasukkan ke tubuh lewat sayatan kecil di perut. Umumnya polip kolorektal bersifat jinak dan tidak berkembang menjadi kanker. Tentu saja dengan mendeteksinya lebih dini dapat mengurangi risiko kondisi yang lebih berbahaya atau kanker usus.

Read More

Pahami Dulu Tentang Kojid Acid Sebelum Menggunakannya

Bagi Anda yang sudah pernah mendengar bahkan sudah pernah mencoba produk perawatan kecantikan dengan kandungan kojic acid, mungkin sudah tahu apa itu bahan tersebut, termasuk manfaatnya. Namun, jika Anda masih asing, mungkin perlu menggali banyak informasi sebelum menggunakannya.

kojic acid

Kojic acid merupakan sebuah bahan banyak manfaat yang berasal dari Jepang ini. Kojic acid kini telah menjadi salah satu bahan yang banyak digunakan untuk memutihkan kulit. Tapi apa sih sebenarnya kojic acid itu? Yuk perhatikan ulasan berikut agar Anda paham tentang kojic acid yang akan Anda  gunakan.

  • Apa itu Kojic Acid?

Kojic acid merupakan bahan perawatan kulit yang sudah mulai digunakan secara tradisional sejak tahun 1989. Bahan alami ini berasal dari Jepang dan mulanya merupakan produk sampingan dari proses fermentasi sake maupun fermentasi beras.

Kojic acid ini berasal dari kombinasi berbagai jenis jamur yang dihasilkan dari proses fermentasi makanan, antara lain sake Jepang, kecap, dan anggur beras. Fungsi kojic acid sendiri yaitu untuk menghambat dan mencegah pembentukan tirosin dan asam amino yang dibutuhkan untuk memproduksi melanin. Sementara melanin adalah pigmen yang berperan dalam penggelapan warna kulit. Karena itulah kojic acid memiliki fungsi mencerahkan kulit.

  • Bagaimana Cara Kerja Kojic Acid?

Senyawa kojic acid dikenal sebagai zat pencerah kulit karena kemampuannya menghambat kerja zat tironase yang berperan sebagai enzim pembuat melanin atau pigmen warna kulit. Dengan terhambatnya produksi pigmen melanin, warna kulit pun dapat menjadi lebih cerah. Masalah-masalah kulit seperti hiperpigmentasi, noda bekas jerawat, dan bintik-bintik hitam di wajah juga dapat memudar.

  • Zat yang Efektif Gigunakan Bersama Asam Kojic

Kojic acid umumnya ditemukan dalam produk kosmetik bersama-sama dengan bahan lain, bukan sebagai bahan tunggal. Hal ini dikarenakan senyawa asam kojic bersifat tidak stabil ketika digunakan dalam produk kosmetik. Jika tidak dipadukan dengan zat-zat tambahan lain, asam kojic berpotensi berubah warna menjadi cokelat.

Untuk produk kosmetik yang bertujuan mencerahkan warna kulit akibat hiperpigmentasi, biasanya krim berbahan asam kojic digunakan secara bersamaan dengan asam glikolat. Sedangkan untuk meringankan penggelapan kulit yang disebabkan oleh kondisi melasma, biasanya produk kosmetik akan memakai bahan asam kojic dan asam glikolat, ditambahkan dengan hydroquinone.

  • Seberapa Efektif Kojic Acid untuk Mencerahkan Kulit?

Berbeda dengan hidrokinon, kojic acid dapat mencerahkan kulit tanpa efek samping yang merugikan. Bahan ini dihasilkan dari beberapa jenis jamur dan digunakan dalam pembuatan sake di Jepang. Para wanita di negeri sakura sudah menggunakan bahan ini sebagai pemutih dalam kosmetik tradisionalnya.

Dosis yang dianjurkan relatif kecil, dengan konsentrasi maksimum sebesar 1 persen. Namun, untuk mengurangi kemungkinan efek samping, produk kosmetik pencerah kulit dapat menggunakan konsentrasi sekitar 0,2 persen. Efek kojic acid biasanya akan mulai terlihat setelah 2 sampai 6 minggu pemakaian. Kandungan bahan kojic acidbiasanya terdapat dalam produk-produk skincare berlabel mencerahkan seperti serum, pelembab, body lotion serta sabun kojic acid. Namun, hasilnya dapat muncul lebih cepat dan efektif apabila dikombinasikan bersama bahan lain, seperti glycolic acid.

***

Bagi Anda yang ingin menggunakan skincare atau bodycare yang memiliki kandungan kojic acid memang butuh konsultasi dari dokter. Perlu diingat pula bahwa kojic acid tidak mencerahkan lebih dari warna kulit secara genetik sejak lahir. Jadi, sifatnya hanya mengembalikan rona cerah kulitmu seperti sedia kala bukan menjadikannya lebih putih.

Read More