Persiapkan Hal Ini Sebelum Menjalani Pemeriksaan Endokrin

Menjalani pemeriksaan kesehatan harus dimulai dengan persiapan yang matang. Layaknya pemeriksaan kesehatan lainnya, pasien yang hendak melakukan pemeriksaan endokrin pun perlu mempersiapkan berbagai hal sebelum pemeriksaan dimulai. Apa saja persiapan yang harus dilakukan menjelang pemeriksaan endokrin?

Mengenal pemeriksaan endokrin sebelum menjalaninya

Sebelum menjalani pemeriksaan, Anda perlu mengenal lebih dulu apa tujuan dan manfaat dari pemeriksaan endokrin.

Secara garis besar, endokrin adalah sistem jaringan kelenjar yang memproduksi dan melepaskan hormon dalam tubuh. Pemeriksaan endokrin merupakan pemeriksaan yang menilai fungsi dari sistem jaringan ini.

Pemeriksaan endokrin biasanya akan dilakukan oleh ahli endokrinologi. Umumnya, pemeriksaan ini dijalankan oleh pasien penderita gangguan fungsi endokrin, seperti diabetes, penyakit tiroid, osteoporosis, transplantasi, dan lain sebagainya.

Saat melakukan konsultasi dengan dokter, pasien mungkin diduga menderita penyakit kelainan hormon atau gangguan fungsi endokrin. Apabila hal itu terjadi, dokter akan mengarahkan pasien kepada ahli endokrinologi untuk kemudian dijadwalkan pemeriksaan.

Pada pertemuan pertama, pastikan untuk membawa hasil pemeriksaan kesehatan terakhir Anda untuk didiskusikan dengan dokter. Jelaskan juga pada dokter mengenai riwayat kesehatan yang Anda miliki.

Selain itu, pastikan juga untuk mempersiapkan informasi detail mengenai:

  • Obat-obatan yang dikonsumsi setiap harinya, baik secara rutin ataupun tidak
  • Vaksinasi yang pernah didapat selama beberapa bulan terakhir, termasuk vaksin tetanus, flu, pneumonia, dan lain sebagainya
  • Angka kadar gula darah Anda
  • Gejala yang dirasakan, baik yang berhubungan dengan diabetes ataupun tidak
  • Aktivitas sehari-hari dan kesibukan terakhir Anda, hal ini berguna untuk mengetahui level stres yang mungkin mempengaruhi kondisi kesehatan
  • Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga, serta penyakit turunan yang pernah atau mungkin sedang dialami
  • Pemeriksaan kesehatan yang terakhir Anda jalani, bisa berupa pemeriksaan mata, pemeriksaan kaki, dan lain sebagainya

Proses pemeriksaan endokrin

Proses pemeriksaan endokrin terdiri atas banyak sekali jenis. Setiap jenis memiliki manfaat yang berbeda-beda untuk mengevaluasi kondisi fungsi endokrin pasien. Pemilihan jenis pemeriksaan disesuaikan dengan gejala yang dirasakan serta kondisi kesehatan yang diderita.

Pemeriksaan akan dilakukan apabila pasien mengalami gejala berupa:

  • Kesemutan pada tangan dan kaki yang disebabkan oleh kerusakan saraf
  • Masalah penglihatan
  • Kondisi kelainan pada ginjal
  • Perubahan berat badan
  • Sering mengalami peningkatan dan penurunan kadar gula darah
  • Sering masuk rumah sakit akibat diabetes

Dengan menilai gejala dan riwayat kesehatan pasien, dokter akan melakukan dugaan terhadap kondisi yang mungkin dialami. Apabila dokter mencurigai adanya kemungkinan kelainan fungsi endokrin, dokter akan memiliki jenis pemeriksaan yang paling tepat bagi pasien.

Terdapat banyak jenis pemeriksaan endokrin yang bisa dilakukan. Beberapa di antaranya adalah tes pencitraan dengan CT Scan dan MRI, serta tes pengukuran level hormon melalui tes darah dan tes urin.

Secara garis besar, prosedur pemeriksaan endokrin akan melibatkan:

  • Evaluasi riwayat kesehatan lengkap
  • Pemeriksaan fisik
  • Tes darah dan urin
  • Penjelasan mengenai diagnosa berdasarkan hasil tes

Pemeriksaan fisik biasanya meliputi pengukuran tinggi, berat badan, dan tanda vital seperti tekanan darah serta denyut nadi. Dalam beberapa kasus, pasien juga akan diminta untuk mengukur kadar gula darah menggunakan alat khusus.

Dokter juga mungkin akan melakukan pemeriksaan pada gigi pasien untuk memastikan ada atau tidaknya infeksi mulut. Selain mulut, pemeriksaan fisik juga akan dilakukan pada kulit dan tangan kaki yang mungkin terluka apabila pasien mengalami infeksi.

Setelah pemeriksaan fisik selesai, barulah dokter akan mengarahkan pasien untuk menjalani pemeriksaan endokrin yang sesuai dengan kondisi pasien untuk melakukan diagnosa lebih mendalam.

Read More

Psikosis

Penderita psikosis dapat mengalami halusinasi dan/atau delusi

Psikosis adalah gangguan mental yang terjadi pada manusia dimana masalah tersebut dapat membuat penderita menafsirkan sekitarnya secara berbeda dari orang lain. Orang-orang yang mengalami gangguan seperti ini cenderung mengalami halusinasi dan/atau delusi.

Psikosis bisa terjadi dalam waktu yang singkat. Seseorang yang terkena gangguan psikosis biasanya disebabkan oleh suatu kejadian di masa lalu, atau yang dapat membuat mereka stres. Contoh kejadian yang dialami adalah meninggalnya orang terdekat.

Orang-orang yang mengalami gangguan psikosis biasanya akan sembuh dalam waktu beberapa hari atau minggu.

Gejala

Berikut adalah gejala yang dialami penderita psikosis:

  • Delusi

Delusi merupakan keyakinan yang dialami seseorang yang tidak masuk akal, namun kuat. Penderita mudah mengalami atau mempercayai sesuatu yang tidak nyata. Delusi terdiri dari tiga jenis, antara lain delusi paranoia, delusi mengenai keagungan, dan delusi somatik.

Delusi paranoia adalah jenis delusi yang menimbulkan kecurigaan atau ketidakpercayaan terhadap orang lain yang tidak rasional. Misalnya, seseorang percaya bahwa orang lain telah melakukan pembunuhan.

Delusi mengenai keagungan adalah jenis delusi yang dapat meyakini penderita bahwa mereka memiliki kekuatan, kemampuan, atau benda yang istimewa. Mereka juga percaya bahwa mereka berhubungan dengan orang yang terkenal atau penting, atau berhubungan dengan suatu agama atau mitos tertentu. Misalnya, seseorang merasa yakin bahwa dia adalah keturunan raja.

Delusi somatik adalah jenis delusi yang membuat seseorang yakin bahwa mereka mengalami cacat atau terkena suatu penyakit. Misalnya, seseorang merasa bahwa dia terkena penyakit kusta, namun secara medis dia baik-baik saja.

  • Halusinasi

Halusinasi dapat membuat seseorang melihat, mendengar, merasa, dan mencicipi sesuatu yang tidak muncul. Orang-orang yang mengalami halusinasi biasanya cenderung mendengarkan suara-suara (di dalam pikiran).

Seseorang yang mengalami kombinasi antara delusi dan halusinasi bisa membuat mereka mengalami depresi dan menunjukkan perubahan perilaku. Gejala lain yang dapat dialami penderita adalah sebagai berikut:

  • Depresi.
  • Kesulitan dalam berkonsentrasi.
  • Ingin bunuh diri.
  • Pola tidur yang tidak teratur.
  • Merasa cemas atau curiga.
  • Menarik diri dari lingkungan.
  • Terus merasa murung.
  • Cara berbicara yang tidak teratur seperti mengganti topik secara tidak berhubungan.
  • Penarikan diri dari teman atau keluarga.

Penyebab

Psikosis disebabkan oleh faktor berikut:

  • Masalah kesehatan mental seperti bipolar.
  • Kurang tidur.
  • Stres.
  • Penyalahgunaan obat-obatan atau alkohol.
  • Kondisi atau penyakit yang berhubungan dengan otak seperti tumor otak.
  • Demensia.
  • Malaria.
  • Lupus.
  • Kadar gula yang sangat rendah.

Diagnosis

Jika Anda mengalami psikosis, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan psikiater atau dokter kejiwaan dan psikolog. Mereka akan menganalisa kondisi dan perilaku Anda dengan mengajukan beberapa pertanyaan terkait dengan masalah yang Anda alami.

Setelah itu, mereka akan menyarankan Anda untuk mengikuti tes medis untuk mengetahui penyebab psikosis.

Pengobatan

Berikut adalah cara untuk menangani penderita psikosis:

  • Penenangan

Penenangan dapat dilakukan dengan suntikan atau obat berbentuk cair jika pasien membahayakan diri atau orang lain.

  • Terapi perilaku kognitif

Terapi perilaku kognitif dilakukan untuk mengubah pemikiran dan perilaku penderita psikosis.

  • Komunitas serupa

Penderita bisa menceritakan masalah yang dialami dengan komunitas serupa.

  • Intervensi keluarga

Pasien yang menderita psikosis dapat dibantu atau didukung oleh keluarga untuk membantu mengatasi masalah bersama-sama.

  • Obat antipsikotik

Obat antipsikotik digunakan untuk meringankan halusinasi dan/atau delusi, serta membantu pasien berpikir jernih.

Kesimpulan

Sebagian besar penderita tidak menyadari bahwa mereka mengalami psikosis dan tidak ingin bertemu dengan dokter atau ahli kesehatan mental lainnya. Oleh karena itu, Jika Anda merasa teman atau anggota keluarga Anda mengalami hal yang serupa, Anda sebaiknya coba meyakinkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan mental.

Read More

Cara Mengatasi Gummy Smile

Memiliki gigi dan gusi yang indah dan senyum yang menawarn merupakan idaman bagi semua orang. Senyuman sempurna biasa diiringi dengan gigi putih bersih serta garis bibir yang simetris sehingga kedua garis gigi atau bawah terlihat sama. Namun, tidak semua orang memiliki garis gigi dan gusi yang semurna. Salah satunya ialah orang yang memiliki gummy smile.

Apa itu gummy smile? Bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini akan dijelaskan dengan singkat dan jelas.

Pengertian gummy smile

Gummy smile ialah kondisi abnormal karena garis gusi tidak merata atau jatuh terlalu jauh di bawah garis bibir. hal itu bisa membuat gigi terlihat kecil dan rasa tidak nyaman ketika tersenyum. Jadi ketika tersenyum, yang terlihat bukanlah gigi yang rata dan indah, namun daging gusi atas, tentunya terlihat aneh di mana gusi bagian atas seharusnya tertutup dengan bibir atas ketika tersenyum sehingga kadang ada yang melakukan tahapan pemasangan behel gigi untuk mengatasinya.

Idealnya, gusi seharusnya tampak rata dan lembut serta berfungsi sempurna sebagai bingkai untuk melengkapi senyuman seseorang, bukan sebagai gangguan, kebanyakan pasien tidak menyukai hal ini karena merusak senyum mereka padahal telah memiliki penampilan dengan polesan yang matang. Gusi memiliki kondisi yang lebih panjang dari gigi, sehingga dimensi senyum menjadi tidak aktif. Hal itu bukan karena kebiasaan buruk penyebab gigi berubah posisi.

OIdealnya, gusi seharusnya tampak rata dan lembut serta berfungsi sempurna sebagai bingkai untuk melengkapi senyuman seseorang, bukan sebagai gangguan, kebanyakan pasien tidak menyukai hal ini karena merusak senyum mereka padahal telah memiliki penampilan dengan polesan yang matang. Gusi memiliki kondisi yang lebih panjang dari gigi, sehingga dimensi senyum menjadi tidak aktif. Hal itu bukan karena kebiasaan buruk penyebab gigi berubah posisi.

Penyebab

Secara alami, mata berada di bagian tengah antara kepala bagian atas dan dagu dan sudut mata berada di garis lurus dengan pusat mata, sifat standart untuk bentuk kepala manusia dapat memberikan penciptaan fiur wajah dan menemukan orientasinya, sehingga wajah seseorang terlihat lebih menarik dan proporsional.

Hal ini merupakan sifat alami dimana hal itu seharusnya juga terjadi pada bibir dan senyuman sesseorang, namun, apa saja yang menyebabkan gusi lebih panjang dari gigi sehingga membuat senyuman terlihat tidak proporsional? Berikut berbagai penyebabnya.

  • Bibir atas pendek.
  • Bibir bergerak terlalu banyak (hypermobile).
  • Kelebihan maxilary vertikal atau tulang yang tidak seimbang.
  • Overbite berlebihan.
  • Tonus otot bibir terlalu besar, yakni pengikat antara bibir bagian dalam dan gusi.
  • Bibir terlalu lebar atau besar sehingga mengekspos gusi secara berlebihan.
  • Pertumbuhan aktif yang berubah yakni bila gigi tidak tumbuh melalui tulang.
  • Pertumbuhan pasif yang berubah, yaitu gusi tidak surut saat orang tersebut beranjak dewasa.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan adanya gummy smile. Memang segala penyebabnya terjadi karena hal hal alami atau karena bawaan dari dalam tubuh, namun seiring dengan majunya teknologi, segala sesuatu yang tidak sempurna tersebut dapat diperbaiki untuk mencapai bentuk fisik yang lebih baik sehingga juga memudahkan berbagai aktifitas harian sebagaimana ketika memiliki bentuk gigi dan mulut yang sehat tentunya akan memudahkan proses mengunyah makanan, berbicara, dsb.

Cara mengatasi gummy smile

Gummy smile dapat diatasi dan diperbaiki dengan menggunakan prosedur kosmetik dalam kedokteran gigi, menurut penelitian, memang ada beberapa orang yang lahir dengan jaringan gusi berlebihan sehingga berpengaruh saat tersenyum, namun dengan majunya teknologi semua dapat diperbaiki dengan menggunakan prosedur berikut.

  • Perawatan Ortodontik, yakni dapat membantu menghilangkan gangguan pada gigi dengan cara menempatkan gigi pada posisi yang benar sehingga gummy smile dapat dihilangkan.
  • Operasi Periodontal, dilakukan untuk menghilangkan jaringan gusi yang berlebih, terutama jika pasien memiliki bentuk gigi yang lebih pendek.
  • Operasi Orthognathic, yakni untuk membantu menggerakkan maxilla atau tulang rahang ke dalam posisi yang benar sehingga bentuk gigi dan mulut menjadi lebih proporsional.
  • Botox, ialah metode non tradisional yang mengoreksi dan menyembuhkan pasien gummy smile dengan penyebab bibir yang terlalu aktif atau hipermobile, dilakukan dengan cara melakukan suntikan untuk perbaikan sementara.
  • Operasi pelepasan reposisi, ialah tindakan memperkuat otot yang mengangkat bibir atas, dilakukan untuk pasien yang memiliki bibir atas yang pendek.

Dalam mengatasi gummy smile pasien tidak bisa memilih terapi sendiri, melainkan akan ditentukan oleh dokter gigi sesuai pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan penyebab dari gummy smile tersebut.

Read More

Pegiat Gunung Hutan Wajib Bisa Mengidentifikasi Tanaman Beracun

Beragam keterampilan dan skill memangdibutuhkan mereka yang senang berkegiatan di alam bebas.Hal ini berkaitan dengan kelancaran mereka saat berada di “taman bermainnya”. Salah satu skill atau keterampilan yang wajib dimiliki oleh mereka adalah bermacam teknik bertahan hidup atau survival, termasuk di dalamnya botani agar bisa mengidentifikasi mana tanaman beracun dan mana yang bisa dimakan.

Pasalnya, berkegiatan di alam liar, utamanya bagi Anda yang senang melakukan pendakian atau berpetualang di hutan memang penuh dengan risiko. Kita tak pernah tahu kapan bahaya itu datang menghampiri kita. Oleh karenanya, mempersiapkan segala hal untuk menunjang kehidupan kita saat situasi buruk terjadi adalah suatu kewajiban.

Saat kita kehabisan makanan, tumbuhan adalah sesuatu yang paling mudah untuk kita dapatkan. Ketika berburu hewan membutuhkan skill yang lebih kompleks, tumbuhan bisa kita konsumsi tanpa perlu mengeluarkan usaha berlebih. Namun, banyak di antara tumbuhan itu masuk ke dalam klasifikasi tanaman beracun.

Jadi, mari kita ketahui beberapa ciri yang bisa membantu kita mengidentifikasi tanaman-tanaman tersebut. Berikut di antaranya:

  • Memiliki Warna yang Mencolok

Warna mencolok pada beberapa hewan dan serangga merupakan tanda bahwa mereka beracun. Begitu juga dengan tanaman. Kebanyakan tanaman dengan warna daun atau bunga yang mencolok, berwarna-warni, dan kontras, merupakan tanaman yang mengandung racun. Jamur beracun juga mempunya warna-warni yang mencolok.

  • Memiliki Bau yang Menyengat

Kebanyakan tanaman beracun memiliki aroma atau bau yang tidak enak, kuat, dan menyengat. Tanaman dengan kadar racun yang cukup tinggi, ketika kita hirup aromanya dapat membuat pusing, mual-mual, hingga tidak enak badan.

Untuk itu, identifikasilah dengan mencium baunya. Jika tanaman tersebut mengeluarkan bau menyengat yang tidak enak maka segera hindari tanaman tersebut.

  • Tidak Dikonsumsi oleh Hewan

Setiap hewan ataupun serangga punya naluri untuk melindungi diri, termasuk dalam mengenali ciri-ciri tanaman beracun. Apabila hewan mendekati dan memakan tanaman tersebut, maka kemungkinan besar tanaman tersebut tidak beracun dan aman untuk dikonsumsi.

Namun, Anda harus tetap berhati-hati, sebab tidak semua hewan menghindari tanaman beracun. Hal itu terjadi karena tidak semua hewan punya insting yang kuat dan ada beberapa hewan yang memang tahan terhadap tanaman beracun tertentu.

Ada beberapa hewan yang memakan tanaman beracun, dan kemudian mati. Ada juga yang memakannya namun selamat karena tubuh mereka bisa beradaptasi dengan racun tersebut.

***

Selain tiga ciri di atas, kita dapat mengidentifikasi tanaman beracun melalui morfologinya. Tanaman beracun mempunyai karakteristik khusus pada bagian-bagian tubuhnya. Walaupun tidak baku, namun ciri-ciri ini kebanyakan ada pada tanaman beracun.

  • Mempunyai buah atau beri berwarna putih
  • Mempunyai getah berwarna putih
  • Berbau seperti kacang almond
  • Mempunyai biji, kacang, atau umbi di dalam polongnya.
  • Mempunyai duri atau rambut (kecuali kaktus).
  • Rasanya pahit
  • Kepala biji dengan taji pink atau hitam.
  • Kumpulan dengan tiga daun.
  • Bunga berbentuk payung
  • Daun berkilau

Jangan berpatokan melalui semua tanda atau ciri di atas. Pastikan Anda selalu mengujinya terlebih dahulu tanaman tersebut. Ada cara khusus untuk menguji apakah tanaman liar aman dikonsumsi atau tidak.

Yang paling penting, jangan pernah ambil risiko jika Anda benar-benar tidak yakin dan tahu apakah itu tanaman beracun atau aman untuk dimakan. Pasalnya, ketika tengah berada di alam liar, satu kesalahan kecil saja bisa merenggut nyawa kita. Maka dari itu, terus asah pengetahuan dan skill survival Anda.

Read More

Meredakan Nyeri Sendi dengan Suntik Steroid

Beberapa dari Anda mungkin pernah mendengar suntik steroid. Dalam artikel ini, suntik steroid yang dimaksud adalah prosedur penyuntikan obat kortikosteroid. Jangan tertukar dengan suntik steroid yang kadang dimanfaatkan untuk membentuk otot ya!

Di dalam tubuh kita terdapat hormon kortisol, yang diproduksi secara alami oleh kelenjar adrenal. Hormon kortisol memiliki kemampuan untuk meredakan inflamasi atau peradangan yang terjadi di dalam tubuh, dengan cara menekan kerja sistem imun.

Nah, secara sederhana, obat golongan kortikosteroid merupakan imitasi dari hormon kortisol. Obat sintetis yang sifat dan kemampuannya mengadopsi hormon kortisol. Layaknya hormon kortisol, obat kortikosteroid memiliki daya anti inflamasi.

Ketika diberikan melalui suntik steroid, obat ini bekerja hampir sama dengan hormon kortisol. Selain itu, obat kortikosteroid ini juga mendukung kerja hormon kortisol. Sehingga peradangan lebih cepat teratasi.

Penyakit yang dapat diatasi oleh suntik steroid

Prosedur suntik steroid bukanlah tindakan yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah, seperti mengonsumsi obat. Tindakan ini harus dilakukan oleh dokter yang kompeten dan profesional.

Pertimbangan pemberian suntik steroid pun biasanya diputuskan oleh dokter. Umumnya, injeksi obat kortikosteroid ini diberikan untuk mengatasi gangguan yang berhubungan dengan masalah sendi, antara lain peradangan sendi atau osteoartritis, asam urat, bursitis, peradangan tendon atau tendinitis, plantar fasciitis, sciatica, atau nyeri sendi.

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, dokter juga biasanya tidak langsung menjalankan tindakan suntik steroid. Perawatan mungkin dimulai dengan pemberian obat-obat oral terlebih dahulu.

Di samping itu, suntik steroid juga tidak bisa diberikan kepada sembarang orang. Ada kondisi-kondisi khusus yang perlu menjadi perhatian. Anda yang sedang hamil, menyusui, atau dalam program hamil misalnya, tidak disarankan untuk menjalani suntik steroid. Begitu juga Anda yang sedang mengalami infeksi atau baru saja menjalani vaksinasi.

Selain mengatasi gangguan medis terkait sendi, suntik steroid juga dimanfaatkan untuk mengatasi masalah atau kelainan sistem imun.  Rheumatoid arthritis, lupus, Inflammatory Bowel Disease, atau Multiple Sclerosis, merupakan beberapa kelainan imun yang dapat memperoleh manfaat dari pemberian suntik steroid.

Efek samping suntik steroid

Secara umum, suntik steroid jarang menimbulkan efek samping. Tapi, beberapa pasien merasakan nyeri pada area bekas suntikan, dalam waktu 24 jam setelah prosedur injeksi dijalani. Meski demikian, rasa nyeri ini biasanya akan reda setelah beberapa hari.

Di luar rasa nyeri pada area injeksi, efek samping yang tidak diharapkan juga dapat muncul. Beberapa orang mengalami infeksi, reaksi alergi, perdarahan lokal, kulit kemerahan, serta kerusakan jaringan tendon bila suntik steroid dilakukan langsung pada jaringan tendon.

Selain itu, apabila Anda terlalu sering menjalani suntik steroid, tulang, ligamen, dan otot dapat menjadi lemah. Dan khusus bagi penderita diabetes, kadar gulanya akan naik selama beberapa hari, setelah injeksi diberikan.

Apa pun efek samping yang Anda rasakan setelah menjalani suntik steroid, berkonsultasilah dengan dokter. Sampaikan keluhan dan efek yang timbul pasca menjalani prosedur tersebut serinci mungkin kepada tenaga medis. Agar bila dibutuhkan perawatan, tindakan dapat dilakukan segera.

Perlu dipahami, keputusan menjalani prosedur suntik steroid hanya dapat diputuskan oleh dokter. Jika Anda memiliki penyakit yang pernah membaik karena tindakan ini pun, tetap harus berkonsultasi kembali dengan dokter yang merawat Anda untuk mengulang prosedur tersebut. Sebab, belum tentu keluhan medis Anda dapat diatasi dengan tindakan serupa.

Read More