gejala sakit tenggorokan

Gejala Sakit Tenggorokan dan Berbagai Cara Mengobatinya

Tenggorokan merupakan bagian tubuh yang cukup sensitif. Tidak mengherankan jika banyak orang mengalami sakit tenggorokan akibat terlalu banyak makan pedas atau minum air dingin. Kenali gejala sakit tenggorokan dan cara pengobatan berikut untuk mencegah kondisi yang lebih parah.

Gejala Sakit Tenggorokan

Gejala sakit tenggorokan bisa dilihat dan atau dirasakan berbeda-beda oleh setiap orang. Beberapa di antaranya adalah

1.    Rasa Kasar Di Belakang Tenggorokan.

Jika Anda merasakan rasa kasar di belakang tenggorokan, bisa jadi diakibatkan oleh udara musim dingin dan alergi. Namun, hal itu juga bisa menjadi tanda adanya bakteri, seperti radang atau infeksi virus. Untuk mengetahuinya Anda bisa memeriksanya ke dokter atau melakukannya sendiri di rumah.

Caranya ambil senter, lihat cermin dan katakan “Ahhh”. Anda bisa melihat titik-titik putih dan bercak di bagian belakang tenggorokan, atau warna merah dan bengkak pada kedua sisi tenggorokan. Itu bisa menjadi tanda infeksi bakteri seperti radang tenggorokan, sariawan, atau infeksi virus seperti herpes oral atau mononucleosis.

2.    Badan Terasa Dingin

Gejala lain sakit tenggorokan yaitu gejala dingin disertai batuk dan hidung berlendir. Bila itu yang Anda rasakan, mungkin saja Anda hanya terkena flu.

3.    Demam

Flu biasanya memang menyebabkan demam ringan. Namun, jika Anda memiliki sakit tenggorokan dan demam di atas 40 derajat celcius, bisa jadi Anda terkena infeksi tenggorokan. Akan tetapi, Anda tetap harus memperhatikan gejala lain dan segera pergi ke dokter.

4.    Kelenjar Getah Bening Membengkak

Ketika kelenjar getah bening menghancurkan kuman, kelenjar tersebut otomatis akan membengkak karena mulai melawan infeksi. Biasanya Anda akan merasa sakit di bawah rahang atau di kedua sisi leher.

5.    Rasa Sakit yang Parah

Infeksi bakteri, seperti radang tenggorokan, cenderung menyebabkan rasa sakit lebih parah yang tidak lekas membaik. Radang tenggorokan akan menyulitkan Anda untuk menelan. Dan terkadang dapat menyebabkan mual, kehilangan nafsu makan, sakit kepala dan sakit perut.

6.    Ruam

Gejala lain dari sakit tenggorokan yaitu adanya ruam di bagian leher dan terkadang menyebar ke seluruh bagian tubuh. Apabila hal ini terjadi, bisa jadi salah satu tanda infeksi bakteri streptococcus. Selain itu, ruam juga bisa menjadi salah satu tanda radang tenggorokan, demam berdarah, bakteremia (bakteri dalam darah) dan sindrom syok toksik.

7.    Infeksi Bakteri

Umumnya, sakit tenggorokan biasa dengan infeksi bakteri memiliki gejala yang berbeda. Sebagian besar sakit tenggorokan disebabkan oleh virus, seperti virus dingin.

Cara Mengobati Sakit tenggorokan

1.    Minum Antibiotik

Apabila Anda sakit tenggorokan akibat pilek, minum antibiotik tidak akan membantu sama sekali. Jadi sebaiknya sebelum minum antibiotik, konsultasikan terlebih dahulu untuk dokter agar mendapat penanganan lebih baik lagi.

2.    Rapid Strep Test

Ketahui terlebih dahulu apakah sakit tenggorokan yang Anda rasakan itu akibat flu atau infeksi tenggorokan. Anda bisa menggunakan tes strep yang hasilnya bisa didapatkan dalam 5 hingga 10 menit.

3.    Antibiotik untuk Strep

Apabila hasil tes strep positif, dokter akan memberikan Anda obat antibiotik. Obat tersebut akan membuat Anda lebih baik satu sampai dua hari, tetapi jangan berhenti untuk meminum obatnya meski Anda sudah merasa lebih baik. Karena jika Anda menghentikannya sebelum sembuh benar, bakteri akan semakin kuat dan mungkin akan lebih sulit untuk diobati.

Referensi:

https://www.webmd.com/cold-and-flu/ss/slideshow-anatomy-of-a-sore-throat
Read More