kesalahan menyikat gigi

8 Kesalahan Menyikat Gigi

Menyikat gigi terlihat seperti aktivitas sehari-hari yang tidak membutuhkan keahlian tertentu. Meski demikian tanpa disadari, ada sejumlah kesalahan dalam menyikat gigi. Simak kesalahan-kesalahan umum berikut ini dalam menyikat gigi, agar bisa Anda hindari.

1. Memilih Sikat Gigi yang Salah

Anda dihadapkan pada begitu banyak pilihan sikat gigi di pusat perbelanjaan maupun minimarket. Kimberly Harms, seorang dokter gigi dari Farmington, Minnesota, Amerika Serikat mengatakan, hal yang perlu diperhatikan dari sikat gigi adalah bentuk yang bisa menjangkau seluruh sudut gigi. Jangan sampai ada sudut yang tak terjamah penyikatan, karena di situ plak bisa menumpuk dan merusak gigi. Bentuk sikat yang diperlukan satu orang, bisa berbeda dari orang lain. Orang dengan mulut mungil, misalnya, disarankan tidak menggunakan sikat dengan kepala sikat besar. Hal penting lainnya adalah bulu sikat yang halus dan tidak merusak gusi maupun susunan gigi. “Orang sering berpikir, bulu sikat yang lebih keras bisa menyikat dengan lebih bersih. Itu tidak benar,” kata Maricelle Abayon, dokter gigi dari Eastman Institute for Oral Health di New York, Amerika Serikat.

2. Menyikat Terlalu Keras

Tekanan pada proses penyikatan gigi menjadi salah satu masalah terbesar. “Orang-orang seperti menyikat lantai kamar mandi,” kata Matt Messina, dokter gigi dari Fairview Park, Ohio, Amerika Serikat. Tekanan berlebihan itu merusak gigi dan gusi. Padahal, tujuan menyikat gigi adalah menyingkirkan plak. Plak merupakan lapisan yang terbentuk secara alami di gigi yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan bakteri perusak gigi, dan penyebab bau mulut. Plak, memiliki tekstur halus dan mudah lepas. Jadi, tidak perlu menyikat keras-keras.

3. Terburu-buru

Biasanya, sikat gigi dilakukan sebagai rutinitas penutup kegiatan mandi maupun menjelang tidur malam. Oleh karena itu, banyak yang melakukannya secara terburu-buru. Apalagi ketika terlambat bangun dan harus mandi secepat mungkin. Padahal, waktu ideal untuk menyikat gigi adalah 2-3 menit. Anda bisa melakukannya sambil mendengarkan lagu favorit. Dengan demikian, Anda tidak merasa aktivitas ini terlalu lama. 

4. Tidak Mengganti Sikat Gigi Selama 4 Bulan

Dokter gigi menyarankan menggunakan satu sikat gigi tidak lebih dari 4 bulan. Lewat dari itu, bulu sikat menjadi berantakan dan bisa merusak gigi serta gusi. Jika tidak ingat kapan mulai menggunakan sikat gigi yang dipakai sekarang, Anda bisa mengidentifikasinya dari bulu sikat. Kalau sudah berubah warna, kotor, dan melengkung, waktunya memakai sikat gigi baru.

5. Menyikat secara Horizontal

Banyak orang melakukan penyikatan dengan arah yang salah, yaitu horizontal alias ke kanan-kiri dan depan-belakang. Itu bisa merusak gigi dan gusi. Semestinya, penyikatan dimulai dari gusi dengan gerakan naik turun dan sedikit memutar.

6. Melupakan Batas Gigi dan Gusi

Bakteri kerap bersarang di area batas antara gigi dan gusi. Kebanyakan orang melupakan area sekitar 2 milimeter ini, sehingga kerap terbentuk plak dan karang gigi di sana. Anda bisa membersihkannya dengan mengarahkan sikat gigi 45 derajat ke batas gusi, lalu baru menyapu gigi dengan gerakan naik-turun. Menyikat lidah juga diperlukan untuk melenyapkan bakteri.

7. Langsung Menyikat Gigi setelah Makan

Sebaiknya jangan langsung menyikat gigi sehabis makan. Sebab, rongga mulut mengeluarkan zat asam untuk mengolah makanan. Zat asam yang bercampur dengan abrasif pada pasta gigi, bisa merusak gigi. Dokter gigi menyarankan jeda 15-20 menit, sampai zat asam di air liur habis. Jika terpaksa menyikat gigi langsung sehabis makan, Anda bisa berkumur dulu untuk membuang sebagian zat asam di mulut.

8. Tidak Menyediakan waktu khusus.

Kita hanya menyikat gigi sebagai kebiasaan, baik sehabis mandi maupun sebelum tidur. Ada baiknya Anda menyediakan waktu khusus untuk membersihkan gigi. Mulai menyikat, melakukan flossing, memastikan tidak ada sisa makanan tertinggal di mulut, serta berkumur dengan mouthwash.

Referensi: https://www.webmd.com/oral-health/features/brushing-teeth-mistakes#1, https://bundabergdentist.com.au/8-common-toothbrush-mistakes/

Read More
makanan untuk buang air besar lancar

Rekomendasi 12 Makanan untuk Buang Air Besar Lancar


Jika Anda mengalami konstipasi atau sembelit, upayakan untuk tidak menggunakan obat pencahar sebagai pelancar buang air besar yang instan. Pasalnya, cara terbaik untuk mendapatkan pencernaan yang sehat dengan jadwal buang air besar teratur adalah dengan berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan kaya serat, serta minum banyak air. Tetapi jika Anda kesulitan untuk melakukannya, mengonsumsi makanan tertentu dapat membantu meredakan sembelit.

1. Rasberi
Rasberi merupakan salah satu buah-buahan beri yang memiliki cita rasa manis asam yang menyegarkan. Anda dapat memakannya sebagai camilan atau dicampur dengan yogurt. Selain itu, kombinasi dengan potongan kacang almond dapat menambah lagi asupan serat untuk tubuh yang lebih banyak.

2. Pir
Salah satu buah manis ini memiliki kandungan vitamin dan antioksidan yang cukup tinggi. Namun, tidak hanya itu, buah pir juga memiliki banyak serat dan air, yang dapat membantu mengatasi sembelit.

3. Popcorn
Popcorn tidak hanya dapat diandalkan sebagai camilan saat menonton film saja. Makanan ringan berbahan dasar jagung ini memiliki banyak kandungan serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Namun, pastikan untuk tidak mencampurkannya dengan garam dan mentega untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

4. Semangka
Buah semangka memang tidak memiliki banyak serat, tetapi 92% dari komposisi buah ini adalah air. Dengan mengonsumsi semangka, Anda dapat memenuhi banyak dari kebutuhan cairan tubuh, termasuk mendorong tubuh untuk buang air besar. Selain itu, semangka juga penuh dengan nutrisi seperti antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh, serta vitamin A, B, C, dan likopen, yang membantu melindungi tubuh Anda dari sinar UV.

5. Oatmeal
Makan ini cukup identik sebagai sajian simpel dan sehat untuk sarapan yang memberikan rasa kenyang tahan lama. Tidak hanya itu, oatmeal juga merupakan sumber serat yang baik dengan kandungan gandum yang mampu menyerap banyak air sehingga dapat membantu melancarkan pencernaan. Asupan ini juga bagus dalam membantu menurunkan kadar LDL, atau “kolesterol jahat,” dan memberi asupan karbohidrat kompleks, protein, kalsium, dan zat besi.

6. Almond
Anda bisa menambah potongan kacang almond pada salad dan hidangan penutup, seperti yogurt dan keju. Kandungan serat yang tinggi pada almond dapat membantu meringankan kerja pencernaan dan melancarkan buang air besar.

7. Sayuran Hijau
Jangan lewatkan makanan sehat yang dapat memperlancar pencernaan Anda yang satu ini. Kangkung, bayam, dan sawi hijau termasuk sayuran hijau yang dapat membantu memperlancar buang air besar. Pasalnya sayur-sayuran ini mengandung serat tinggi yang sangat baik untuk melancarkan sistem pencernaan.

8. Salad Kentang
Kentang memiliki kandungan serat yang tinggi untuk melancarkan buang air besar. Selain itu, kandungan kentang yang disebut “pati resisten” juga dapat membantu memperbaiki sistem pencernaan yang terganggu. Saat masuk ke dalam usus, pati resisten dari kentang akan dimakan oleh bakteri baik yang kemudian diubah menjadi asam lemak rantai pendek.

10. Yogurt
Yogurt dengan kandungan probiotik atau bakteri baik memiliki manfaat besar untuk saluran pencernaan Anda. Itulah sebabnya dengan mengonsumsi yogurt, Anda dapat menjaga kesehatan pencernaan dan membuat kerja dari organ-organnya menjadi lebih teratur. Semua jenis yogurt dapat berperan untuk ha ini, tetapi yogurt dengan probiotik dapat bekerja lebih baik untuk membantu pencernaan Anda.


11. Kopi
Mungkin akan sedikit membingungkan, sebab sebagian orang memberikan respon negatif pada pencernaan saat meminum kopi. Namun, ada pula yang malah mendapati pencernaannya membaik setelah meminum kopi. Akan tetapi, salah satu teori menyebutkan bahwa kopi dapat mempengaruhi usu menjadi berkontraksi. Itulah sebabnya kopi dapat membuat Anda buang air besar.

12. Air
Terakhir, air merupakan asupan paling sederhana yang dapat membantu pencernaan Anda bekerja dengan sebagaimana mestinya. Meskipun dapat diperoleh dari asupan lain seperti buah-buahan atau sup, tidak ada salahnya untuk memperhatikan asupan minum harian Anda. Namun, jangan lupa untuk selalu memilih minum yang bersih dan higienis agar tidak mengalami diare.

Referensi:

https://www.webmd.com/digestive-disorders/ss/slideshow-foods-make-you-poop
Read More